Breaking News:

Berita Nagekeo

Meski Pandemi Covid-19, Bupati Nagekeo Letakan Batu Pertama Pembangunan Perpustakaan

Bupati harus menuruni tangga menuju ke dasar fondasi dengan kedalaman sekitar 4 meter dengan radius kurang dari 1 meter.

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Kondisi pelaksanaan pembangunan gedung perpustakaan Nagekeo. Gambar diambil, Senin 26 Juli 2021.  

Meski Pandemi Covid-19, Bupati Nagekeo Letakan Batu Pertama Pembangunan Perpustakaan

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM,  MBAY - Bupati Nagekeo, Johannes Don Bosco Do melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Peradaban Gedung Fasilitas Layanan Perpustakaan Nagekeo.

Kegiatan tersebut dilakukan di Smaping Kantor Kapet Mbay, RT 26, Kelurahan Danga, Kecamatan Aesesa, Senin 26 Juli 2021.

Kabag Humas Setda Nagekeo, Silvester Teda mnegatakan hal itu kepada Pos Kupang, Selasa 27 Juni 2021 malam.

Dijelaskannya, posisi peletakan batu memang berisiko dan sulit dijangkau. Oleh karena itu, Bupati Nagekeo Johannes Don Bosco Do harus masuk lobang.

Baca juga: Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Kejari Dorong Pemda Ngada dan Nagekeo Percepat Realisasi APBD

Bupati harus menuruni tangga menuju ke dasar fondasi dengan kedalaman sekitar 4 meter dengan radius kurang dari 1 meter.

Beberapa anggota yang hadir spontan merapat dengan tujuan mengantisipasi dan berjaga-jaga kalau-kalau terjadi sesuatu yang tidak diinginkan karena posisi  berisiko ini.

"Waktu peletakan batu sekitar 4 menit, semua tetap menggunakan masker dan mewaspadai penularan covid-19," ujarnya.

Silvester mengungkapkan, prosesinya sempat mengalami penundaan. Semula dijadwalkan pukul 10:00 Wita dengan jumlah peserta yang terbatas.

Baca juga: Bupati dan Wabup Nagekeo Serta Masyarakat Turut Berdukacita atas Meninggalnya Bupati Lembata

Dalam perjalanan, terjadi miskomunikasi dan insiden beda pendapat di lapangan sehingga perlu penyelesaian perselisihan dan negosiasi.

"Acara peletakan batu baru dilakukan sekitar pukul 13:00 Wita setelah adanya kata sepakat para pihak. Total waktu pelaksanaan kegiatan ini sekitar 45 menit," ungkapnya.

Silvester menegaskan, protkes Covid-19 tetap menjadi perhatian serius bersama. Pemerintah tetap berkewajiban menyuarakan protkes sambil terus memberi pelayanan pembangunan di tengah warga dengan konsekwensi yang kiranya tidak bakal terjadi di atas diri mereka.

Baca juga: Bocah Tujuh Tahun di Nagekeo - NTT Meninggal Dunia Setelah Digigit Anjing Rabies

Hadir dalam kegiatan dari unsur Forkompimda diantaranya Ketua PN Bajawa, Kajari Bajawa diwakili Kasie Intel, Dandim 1625 /Ngada, Kapolres Nagekeo, 16 tokoh adat dari 16 sa'o (rumah adat) dalam 5 fungsionaris adat Suku Mbay Dhawe. (*)

Berita Nagekeo terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved