Breaking News:

Berita Sumba Barat

Saat Pimpin Apel Kerja OPD, Bupati Sumba Barat Tegaskan Berlakukan PP 53 Tahun 2021

Bupati Kabupaten Sumba Barat, Yohanis Dade, S.H menegaskan akan memberlakukan PP nomor 53 tahun 2010 tentang kedisiplinan pegawai

Penulis: Petrus Piter | Editor: Kanis Jehola

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM, WAIKABUBAK - Bupati Kabupaten Sumba Barat, Yohanis Dade, S.H menegaskan akan memberlakukan PP nomor 53 tahun 2010 tentang kedisiplinan pegawai.

Seluruh pegawai tidak boleh bermain dalam hal disiplin. Disiplin itu harga mati. Kalau mau sukses maka harus disiplin.

Demikian penegasan Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, S.H dalam arahannya ketika memimpin apel kerja terbatas lingkup Dinas PPO, PMD Dan Dinas Kelautan dan Perikanan Sumba Barat, Senin 6 September 2021.

Menurutnya pada masa pandemi virus corona ini, apel kesatuan secara menyeluruh belum dapat terlaksana.

Baca juga: Atasi Antrean Padat Pengisian BBM, Bupati Sumba Barat Minta  SPBU KM 2 Kembali Beroperasi

Untuk melihat sejauh mana kesiapan melaksanakan tugas dilingkup pemerintahan maka Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, S.H memimpin apel kerja disetiap OPD. Dan pagi ini, Senin 6 September 2021, Bupati Sumba Barat memimpin apel kerja Dinas PPO, PMD dan Dinas Kelautan dan Perikanan.

Bupati Yohanis menegaskan, mengingat saat ini masih pandemi virus corona maka apel secara umum belum dapat dilakukan. Apel dilaksanakan dimasing-masing OPD, setiap hari Senin dan Rabu.

Hal itu sebagai bahan evaluasi tingkat kedisiplinan aparatur dan kesiapan dalam melaksanakan tugas. Kedisiplinan aparatur sipil negara dan tenaga kontrak daeah adalah harga mati.

Tanpa disiplin aparatur selaku pelayan publik maka daerah ini tidak akan maju. Semua harus bekerja dengan penuh disiplin, jujur dan tanggungjawab.

Baca juga: Begini Respon Bupati Sumba Barat Terkait Usul Saran Fraksi DPRD Terkait Pertanggungjawaban APBD 2020

Lebih lanjut, Bupati Yohanis mengingatkan, terhadap yang melaksanakan kegiatan agar jangan main-main dengan keuangan. Jangan tipu-tipu karena akan bermuara pada kerugian negara. Mari kita merenung apa yang sudah kita lakukan untuk OPD kita masing-masing.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved