Breaking News:

Salam Pos Kupang

Hentikan Pinjaman Online Ilegal

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Nusa Tenggara Timur (NTT) mengancam akan menindak pemberi pinjaman online ilegal di wilayah hukum Polda NTT

Editor: Kanis Jehola
Dok Pos-Kupang.Com
Logo Pos Kupang 

POS-KUPANG.COM- KEPOLISIAN Daerah (Polda) Nusa Tenggara Timur (NTT) mengancam akan menindak pemberi pinjaman online ilegal di wilayah hukum Polda NTT.

Ancaman dari kepolisian ini tentu saja karena mengetahui adanya praktik-praktik pinjaman online ilegal yang sangat merugikan masyarakat.

Tapi, namanya pinjaman online, belum tentu lokasi pemberi pinjaman ada di NTT. Mereka bisa berada di mana saja lalu menghubungi nasabah melalui jaringan internet atau telepon.

Kepolisian mengingatkan kita untuk tidak mudah percaya pada tawaran-tawaran pinjaman online dengan proses yang mudah dan bunga rendah.

Baca juga: Kapolda NTT Akan Tindak Tegas Pelaku Pemberi Pinjaman Online Ilegal

Apabila ada yang telanjur atau sudah terjebak dalam pinjaman online yang merugikan, maka Kapolda NTT minta untuk segera melapor agar segera ditelusuri dan ditindak pelakunya.

Memang tidak semua pinjaman online itu ilegal. Ada yang legal dan bisa dipercayai. Ciri-cirinya, memiliki badan hukum resmi, mendapat izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain itu, pinjamannya logis, artinya memberikan bunga yang wajar.

Sebaliknya, pinjaman online ilegal tidak memiliki badan hukum, berbentuk koperasi atau perseroan terbatas. Pada saat proses atau negosiasi pinjaman, pemberi pinjaman online meminta akses kontak hp, media dan galeri.

Mereka juga melakukan pemotongan biaya admin kepada peminjam dengan besaran tidak wajar saat pencairan dana.

Baca juga: Pinjaman Online Berkedok Koperasi, Kepala OJK NTT Belum Terima Pengaduan Masyarakat

Ciri lainnya, memberikan penawaran kepada calon nasabah dengan persyaratan yang mudah tanpa bertemu secara langsung.

Kemudian memaksa nasabah untuk mengikuti kebijakan dan ketentuan dalam aplikasi pinjaman online yakni dengan mengizinkan data kontak telepon pribadi nasabah bisa dibuka oleh pemberi pinjaman (Pos Kupang 1 September 2021).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved