Berita Pemprov NTT
Gelar Halaqah Kader Muda, FKMNU Siapkan Ketua NU NTT
NU selama ini paling welcome dengan siapa saja dan akhirnya gara-gara NU terlalu welcome dengan siapa saja akhirnya NU selalu di bully
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Forum Kader Muda Nahdlatul Ulama (FKMNU) Nusa Tenggara Timur (NTT) mengelar Halaqah kader muda NTT untuk memilih ketua NU NTT.
Ketua Forum Kader Muda Nahdlatul Ulama (FKMNU) NTT, Abdul Muis, Minggu 29 Agustus 2021, mengatakan kegiatan ini dalam rangka mereview kembali perjalanan Nahdlatul Ulama (NU) NTT sampai hari ini.
“Tema kita adalah NU masa lalu, masa kini dan masa depan kita mereview catatan-catatan hasil hari ini akan kita serahkan kepada pengurus terpilih nanti siapapun pengurusnya. Menjadi catatan penting dan itu menjadi acuan pengurus terpilih nanti dan pelaksanaan kegiatan organisasi induk kedepan," jelas Abdul.
Dia menjelaskan terkait dengan majunya salah satu kandidat Pua Monto Umbu Nay ini forum kader Muda NU menilai Pia Monto merupakan salah satu kader terbaik NU NTT.
"FKMNU punya catatan-catatan Soal kapasitas Kemampuan semua kader yang maju bagi forum kader muda inilah salah satu calon terbaik," ujarnya.
Baca juga: Delapan Kelurahan di Kota Kupang Zona Kuning, Wilayah Lain Zona Merah
Abdul Muis menjelaskan forum kader muda hari ini bukan hanya mengevaluasi pengurus tapi juga menunjukan kepada cabang-cabang NU se NTT bahwa adanya kader terbaik yang siap memimpin NU NTT.
Dia mengaku, dalam kegiatan ini sebenarnya para kandidat diundang untuk hadir. Kandidat yang diundang, merupakan namanya telah disebutkan baik dimedia sosial maupun wacana dalam internal NU.
Diharapkan melalui kegiatan ini juga segala dinamika dan mekansime dari NU, bisa dijalankan dengan penuh ketenangan tanpa ada sekat dan saling sikut berlebihan.
“Kita harapkan NU dalam konteks secara nasional maupun ranting tetap dengan suasana humanisnya. Makanya NU hari ini di Indonesia selalu jadi penentu suasana-suasana kebangsaan dan kita harapkan Konferwil kali ini juga menjadi penentu keberhasilan NU NTT di masa mendatang," ungkapnya.
Sementara itu, bakal calon ketua pengurus Wilayah NU (PWNU) NTT, Pua Monto Umbu Nay, mengatakan dirinya dan NU dilema dalam suasana.
Ia menginginkan NU hadir di tengah-tengah umat dan umat merasa NU ada.
Baca juga: DPD Pemuda Batak Bersatu Gelar Vaksinasi Massal Bagi Warga Kota Kupang
"Sedangkan kalau berbicara tentang hubungan dengan umat lain selain umat muslim saya kira itu sudah jadi komitmen NU," kata Pua Monto Umbu Nay.
Dia menjelaskan, menjalin hubungan dengan umat agama merupakan ukhuwah Islamyah yakni persaudaraan sesama umat Islam yang harus dibangun aliran apapun, paham apapun itu karena itu adalah saudara.
"Makanya NU selama ini paling welcome dengan siapa saja dan akhirnya gara-gara NU terlalu welcome dengan siapa saja akhirnya NU selalu di bully," sebut dia.