Berita Sumba Timur
Kasus Meninggal Dunia Akibat Covid-19 di Sumba Timur Mencapai 103 Kasus
Semua kita harus bisa disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Untuk mencegah penyebaran Covid-19 ini adalah tanggung jawab kita
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM, WAINGAPU -- Pasien positif Covid-19 di Kabupaten Sumba Timur yang meninggal dunia hingga saat ini sebanyak 103 orang.
Tingkat kematian pasien positif Covid-19 di kabupaten ini sudah mencapai 2.12 persen.
Sesuai data dan informasi dari Posko Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumba Timur, Rabu 18 Agustus 2021 malam menyebutkan, total pasien positif Covid-19 di Sumba Timur yang sudah meninggal dunia sebanyak 103 orang atau 2.12 persen.
Pada Rabu 18 Agustus terjadi penambahan dua kasus yang meninggal dunia, yakni satu dari Kelurahan Kambajawa, Kota Waingapu dan satu dari Mauliru, Kecamatan Kambera.
Baca juga: Bank NTT Salurkan Bantuan CSR Bagi Korban Banjir dan Badai Seroja di Sumba Timur
Sementara itu terjadi pula penambahan 14 kasus positif. Ada juga kabar gembira, yakni 139 pasien yang sembuh.
Total kasus positif Covid-19 di Sumba Timur saat ini mencapai 4.861 orang dengan rincian 103 pasien meninggal dunia, 4.003 pasien sembuh dan 755 pasien masih dalam perawatan.
Jumlah pasien yang dirawat sebanyak 755 pasien dengan rincian 31 kasus dirawat di RSUD Umbu Rara Meha Waingapu, 17 pasien diisolasi di Hotel Cendana, empat pasien diisolasi di Mr.Home Stay, 12 pasien di Penginapan Daud Ndakularak dan 691 pasien menjalani isolasi mandiri di rumah.
Jumlah sampel yang diambil sampai saat ini untuk diperiksa secara Polymerase Chain Reaction (PCR), TCM dan rapid Antigen sebanyak 25.528 sampel.
Baca juga: Empat Pasien Covid-19 di Sumba Timur Meninggal Dunia
Dari jumlah itu, hasil laboratorium 19.773 sampel negatif, 5.755 sampel terkonfirmasi positif.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Timur, Yacobus Yiwa,S.H meminta masyarakat agar bisa menaati protokol kesehatan, bahkan di tengah penerapan PPKM Level 4 perlu ada disiplin yang tinggi.
"Semua kita harus bisa disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Untuk mencegah penyebaran Covid-19 ini adalah tanggung jawab kita semua dan hanya dengan protokol kesehatan yang ketat kita bisa putuskan mata rantai penyebaran Covid-19," kata Yacobus.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/positif-rate-covid-19-di-sumba-timur-2010-persen.jpg)