Jumat, 17 April 2026

Berita Sumba Timur

Kasus Meninggal Dunia Akibat Covid-19 di Sumba Timur Mencapai 103 Kasus 

Semua kita harus bisa disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Untuk mencegah penyebaran Covid-19 ini adalah tanggung jawab kita

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
Yacobus Yiwa, S.H 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM, WAINGAPU -- Pasien positif Covid-19 di Kabupaten Sumba Timur yang meninggal dunia hingga saat ini sebanyak 103 orang.

Tingkat kematian pasien positif Covid-19 di kabupaten ini sudah mencapai 2.12 persen.

Sesuai data dan informasi dari Posko Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumba Timur, Rabu 18 Agustus  2021 malam menyebutkan, total pasien positif Covid-19 di Sumba Timur yang sudah meninggal dunia sebanyak 103 orang atau 2.12 persen.

Pada Rabu 18 Agustus terjadi penambahan dua kasus yang meninggal dunia, yakni satu dari Kelurahan Kambajawa, Kota Waingapu dan satu dari Mauliru, Kecamatan Kambera.

Baca juga: Bank NTT Salurkan Bantuan CSR Bagi Korban Banjir dan Badai Seroja di Sumba Timur

Sementara itu terjadi pula penambahan 14 kasus positif. Ada juga kabar gembira, yakni 139 pasien yang sembuh.

Total kasus positif Covid-19 di Sumba Timur saat ini mencapai 4.861 orang dengan rincian 103 pasien meninggal dunia, 4.003 pasien sembuh dan 755 pasien masih dalam perawatan.

Jumlah pasien yang dirawat sebanyak 755 pasien dengan rincian 31 kasus dirawat di RSUD Umbu Rara Meha Waingapu, 17 pasien diisolasi di Hotel Cendana, empat pasien diisolasi di Mr.Home Stay, 12 pasien di Penginapan Daud Ndakularak  dan 691 pasien menjalani isolasi mandiri di rumah.

Jumlah sampel yang diambil sampai saat ini untuk diperiksa secara Polymerase Chain Reaction (PCR), TCM dan rapid Antigen sebanyak 25.528 sampel.

Baca juga: Empat Pasien Covid-19 di Sumba Timur Meninggal Dunia

Dari jumlah itu, hasil laboratorium 19.773  sampel negatif, 5.755 sampel terkonfirmasi positif.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Timur, Yacobus Yiwa,S.H meminta masyarakat agar bisa menaati protokol kesehatan, bahkan di tengah penerapan PPKM Level 4 perlu ada disiplin yang tinggi.

"Semua kita harus bisa disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Untuk mencegah penyebaran Covid-19 ini adalah tanggung jawab kita semua dan hanya dengan protokol kesehatan yang ketat kita bisa putuskan mata rantai penyebaran Covid-19," kata Yacobus.(*)

Berita Sumba Timur Terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved