Breaking News:

Kades Basmuti Senang Desanya Dapat Bantuan Pemasangan Pompa Hydran dari TNI

Kepala Desa Basmuti, Kecamatan Kuanfatu, Asta Lopo mengaku senang mendapatkan bantuan pemasangan pompa hydrant gratis dari Kodim 1621/TTS

Penulis: Dion Kota | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/DION KOTA
Kepala Desa Basmuti, Kecamatan Kuanfatu, Asta Lopo bersama camat kuanfatu dan Anggota TNI sedanf melakukan foto bersama di sumber mata air Poe Fatu 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota

POS-KUPANG.COM, SOE - Kepala Desa Basmuti, Kecamatan Kuanfatu, Asta Lopo mengaku senang desanya bisa mendapatkan bantuan pemasangan pompa hydrant gratis dari Kodim 1621/TTS. Pompa hydrant akan di pasang di sumber mata air Poe Fatu guna memenuhinya kebutuhan air bersih 126 kepala keluarga (KK) di wilayah dusun II.

Selama ini dikatakan Asta, masyarakat dusun II harus menempuh jarak sekitar 700 meter sampai 1 Km untuk mengambil air di mata air Poe Fatu.

Selain jarak yang cukup jauh, medan yang ditempuh pun tak mudah. Pasalnya sumber air tersebut berada di bawah lembah.

"Untuk mengambil air minum di sumber mata air poe fatu masyarakat harus berjalan kaki cukup jauh. Dengan menggunakan Jirgen berukuran 5 liter atau 10 liter masyarakat setiap hari harus menuruni lembah dan menaiki bukit untuk bisa mendapatkan air. Karena tenaga yang terbatas, tak jarang masyarakat terpaksa harus membeli tambahan air bersih dari tukang jual air keliling," ungkapnya kepada POS-KUPANG.COM, Jumat 6 Agustus 2021.

Baca juga: Penuhi Kebutuhan Air, Babinsa Pasang Pompa Hydrant Bantuan Dari Pangdam IX/Udayana

Pemerintah desa bersama masyarakat siap mendukung TNI dalam pemasangan pompa hydran.

"Masyarakat sangat senang dengan program TNI ini karena masalah kesulitan air bersih yang mereka alami bertahun-tahun bisa teratasi. Kami bersama masyarakat siap mendukung pelaksanaan program pemasangan pompa hydram," ujarnya.

Dandim 1621/TTS, Letkol CZI Koerniawan Pramulyo mengatakan, untuk tahap III pemasangan pompa hydram, kabupaten TTS mendapatkan alokasi 15 titik. 13 titik terdapat di Desa Naulunat, Oinlasi, Tunua, Oelekam, Puna, Oenunuh, Bastobe, Fatumanufui, Manufui, Fatulunu, Sahan, Basmuti dan 2 desa masih pada tahap survei kelayakan.

Teknologi pompa hydran sendiri dinilai paling cocok diterapkan di wilayah Kabupaten TTS karena pompa hydram tidak menggunakan tenaga listrik, murni menggunakan kekuatan alam yaitu grafitasi air yang menggunakan pompa.

Baca juga: Launching Pembangunan Tahap II Pompa Hidran, Dandim TTS Ingatkan Masyarakat Jaga Kelestarian Alam

"Kita targetkan dalam waktu 2 atau 3 Minggu ke depan dengan bantuan teknologi pompa hydran, masyarakat sudah bisa menikmati air bersih langsung di pemukiman masyarakat. Masyarakat tidak perlu lagi harus berjalan kaki jauh dengan melewati Medan yang berat," targetnya.

Dirinya berharap masyarakat bisa ikut berpartisipasi aktif bersama TNI dalam proses pemasangan pompa hydram. Pemerintah desa dan kecamatan bisa ikut membantu menggerakan masyarakat untuk membantu TNI.

"Saya Pak Desa dan Pak Camat bisa membantu menggerakkan masyarakat untuk bersama-sama Anggota kita di lapangan selama proses pengerjaan pompa hydram," pintanya. (*)

Berita Kabupaten TTS Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved