Rabu, 13 Mei 2026

Kabupaten Kupang Terkini

Panen Raya Bersama Poktan Sehati, Bupati Kupang Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan

Panen raya perdana Kelompok Tani (Poktan) Sehati yang digelar Tani Ternak Indonesia menjadi momentum penting bagi petani

Tayang:
Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/ALEXANDRO NOVALIANO DEMON PAKU
PANEN PADI- Bupati Kupang Yosef Lede bersama undangan lainnya melaksanakan panen raya padi di Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Sabtu (20/9/2025) 

Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Alexandro Novaliano Demon Paku. 

POS-KUPANG. COM, OELAMASI-Suasana di Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, tampak meriah pada Sabtu (20/9/2025) pagi. 

Panen raya perdana Kelompok Tani (Poktan) Sehati yang digelar Tani Ternak Indonesia menjadi momentum penting bagi petani, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan.

Acara bertema “Panen Perdana ke-1, Oleh Orang Nomor 1” itu dihadiri langsung Bupati Kupang Yosef Lede, perwakilan Bank Indonesia NTT, Dandim 1604/Kupang, Kepala Dinas Pertanian Provinsi NTT, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kupang, Camat Kupang Tengah, Kepala Desa Mata Air, jajaran Forkopimda, serta anggota Kelompok Tani Sehati.

Dalam sambutannya, Bupati Yosef Lede menegaskan bahwa sektor pertanian adalah tulang punggung ekonomi Kabupaten Kupang sekaligus penopang kebutuhan pangan Kota Kupang dan sekitarnya.

“Kalau petani hidup, ekonomi Kabupaten Kupang bangkit. Kalau petani mati, ekonomi juga sulit,” tegasnya.

Baca juga: Dorong Kemandirian Anak Muda, Kelompok Usaha Plan Indonesia Gelar Panen Raya

Pada Kesempatan itu, Ia juga mengajak masyarakat untuk selalu bersyukur atas kemurahan Tuhan.

“Apa pun yang kita lakukan hari ini dan besok, berkat itu datang karena kemurahan Tuhan. Kita hanya mengusahakan tanah, tetapi Tuhan yang menumbuhkan,” ucap Yosef.

Bupati juga mengaku terharu melihat hamparan padi yang hijau membentang dari Tarus hingga Naibonat.

Pemandangan itu, katanya, menjadi bukti kerja keras petani yang memanfaatkan lahan dan potensi air dengan baik dan dengan pendampingan penyuluh.

Yosef menyebut Kupang Tengah dan Kupang Timur sebagai pilot project pertanian yang bisa menopang swasembada pangan.

Baca juga: Bupati Sabu Raijua Krisman B Riwu Kore Panen Raya Padi bersama Kelompok Tani Fara Mandiri di Loboaju

“Daerah ini memiliki potensi besar. Jika dikelola baik, swasembada beras bukan lagi mimpi,” ujarnya.

Kabupaten Kupang, tambahnya, mendapat bantuan alsintan terbanyak di NTT, yang diharapkan mampu mendongkrak produktivitas.

Ia menargetkan produksi padi 7–8 ton per hektare dan menekankan peran penting penyuluh.

“Petani berhasil karena penyuluh yang hebat. Pemerintah akan terus mendukung agar pertanian kita maju dan besar,” katanya.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved