KSP Moeldoko Mendekatkan Masyarakat-Istana Saya Digebukin ICW, Silakan Saja (2)
KEPALA Staf Presiden Jenderal TNI (Purn) Moeldoko angkat bicara, lantaran sempat disoroti oleh Indonesia Corruption Watch ( ICW)
POS-KUPANG.COM - KEPALA Staf Presiden Jenderal TNI (Purn) Moeldoko angkat bicara, lantaran sempat disoroti oleh Indonesia Corruption Watch ( ICW) soal jejaring bisnis dan politik PT Harsen Laboratories, perusahaan yang memproduksi ivermectin.
Moeldoko mengklaim berstatus Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) saat menyosialisasikan ivermectin.
Namun, menurut Moeldoko, tidak ada niatan dirinya 'berburu rente' seperti disebutkan dalam artikel ICW "Polemik Ivermectin: Berburu Rente di Tengah Krisis".
Moeldoko membantah memperoleh keuntungan dari pendistribusian ivermectin ke daerah. Menurutnya, hal itu dilakukan atas nama kemanusiaan demi membantu para penderita virus Covid-19.
Baca juga: Presiden Jokowi Sidak Apotik di Bogor, Moeldoko Bilang Begini, Apa?
"Kalau saya dapat keuntungan, mungkin bantuan dari Harsen saya jual. Tapi ini diberikan bebas kepada mereka. Ini saya melihatnya persoalan kemanusiaan," ujar Moeldoko saat berdialog dengan Direktur Pemberitaan Tribun Network Febby Mahendra Putra dan Manager Pemberitaan Tribun Network Rachmat Hidayat, Rabu (28/7).
Dialog diikuti oleh jajaran Pemimpin Redaksi Jaringan Tribun Network.
Moeldoko sudah mengira akan 'digebuki' oleh pihak-pihak tertentu, ketika memberikan ivermectin ke jaringan HKTI.
"Saya sudah hitung resiko akan digebukin. Bagi saya tidak ada masalah. Saya lebih bangga bisa menyelamatkan orang. Kalau saya digebuk ICW silakan saja, cuma salah gebuknya," katanya.
Berikut petikan wawancara khusus Tribun Network dengan Moeldoko:
Anda disoroti ICW karena mengendorse obat?
Persoalan di ICW menuduh saya pemburu rente. DIlihat saya ingin mendapatkan keuntungan. Saya, yang pertama baju saya sebagai Ketum HKTI karena saya punya struktur di bawah. Itu yang bisa mendistribusikan di bawah bagi yang membutuhkan.
Baca juga: Luhut Pandjaitan Dipilih Jadi Panglima Covid-19, Begini Kata Moeldoko Tentang Sikap Presiden Jokowi
Saya mempelajari bagaimana perkembangan Ivermectin di negara-negara luar. Oh di negara ini berhasil. Case di dalam negeri, ivermectin obat cacing tapi bisa sebagai salah satu yang diunggulkan menangani persoalan Covid. Saya coba komunikasi, apakah bisa membantu untuk distribusi ke masyarakat.
Beliau memberikan bantuan di cabang-cabang Jawa Timur, Jawa Tengah, Kalimantan Barat. Saya tidak ngerti Harsen, kenal pun juga tidak. Tidak ada sama sekali.
Tidak dapat keuntungan dari situ?
Kalau saya dapat keuntungan, mungkin bantuan dari Harsen saya jual. Tapi ini diberikan bebas kepada mereka. Ini saya melihatnya persoalan kemanusiaan. Posisi orang panik melihat Covid. Saya sudah hitung resiko akan digebukin. Bagi saya tidak ada masalah. Saya lebih bangga bisa menyelamatkan orang. Kalau saya digebuk ICW silakan saja, cuma salah gebuknya.
Apa yang paling bikin Anda pusing?