Breaking News

KSP Moeldoko Mendekatkan Masyarakat-Istana Saya Digebukin ICW, Silakan Saja (2)

KEPALA Staf Presiden Jenderal TNI (Purn) Moeldoko angkat bicara, lantaran sempat disoroti oleh Indonesia Corruption Watch ( ICW)

Editor: Kanis Jehola
Tribunnews.com
Meldoko, Kepala Staf Kepresidenan RI 

Ya, jelas Covid bikin pusing. Kalau dari tugas saya, pasti persoalan disinformasi, persoalan hoaks. Memang luar biasa, karena mengganggu konsentrasi pemerintah, publik, mencoba untuk memecah belah kondisi yang seharusnya menghadapi Covid. Kita perlu gotong royong tapi dicoba pecah belah. Ini menjadi persoalan pelik bagi kami yang mengelola komunikasi.

Yang paling menjengkelkan?

Paling jengkelin seolah-olah negara tidak berbuat banyak dalam menghadapi situasi ini. Presiden itu waktunya beliau untuk membicarakan Covid ini sudah habis-habisan. Sudah luar biasa. Kalau dihitung waktu dan tenaga mungkin tidak ada yang sekuat beliau. Siapa yang tak jengkel kalau diganggu-ganggu.

Bagaimana perhelatan PON?

Sampai dengan saat ini rencana belum ada perubahan. Kita masih rencana seperti semula. Belum ada tanda-tanda ditunda. Jadwal seperti apa yang direncanakan. Kecuali terjadi sesuatu yang unpredictable, kalkulasi tersendiri. Tapi sampai saat ini, dua minggu lalu masih ratas persoalan PON belum ada yang berubah.

Anda dibully terkait keinginan politik praktis, masih ganggu?

Biasa-biasa saja he-he. Setiap langkah ada strateginya.

Ada warga menyumbangkan Rp 2 triliun kepada pribadi Kapolda Sumsel? Apa presiden sudah tahu? Ada rencana memberi bintang maha putera?

Kalau presiden tahu pasti tahu dari media. Seseorang akan mendapatkan bintang maha putera, satu harus ada yang mengajukan. Boleh oleh Pemda, asosiasi, saya wakil pemberian tanda penghormatan. Kalau saat ini belum bisa, karena sudah dibahas untuk Agustus.

Kalau tahun depan bisa diajukan, dewan akan menghitung dari berbagai sisi. Kalau dari pandangan saya secara pribadi bisa. Karena sumbangan itu bisa mengubah lingkungan, bisa rumah sakit. Sangat mungkin bisa.

Persoalan hoaks?

Kita di sini selalu memitigasi berbagai isu yang berkembang. Setiap hari kita melihat isu apa saja. Kita ikuti isu itu day by day, lalu kita membuat narasi bagaimana mengatasinya. Lalu melibatkan kementerian dan lembaga. Berikutnya memang ada tim khusus menangani persoalan isu. Dikawal sampai ada counter, supaya isu itu tidak menyulitkan. (tribun network/denis destryawan)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved