Breaking News:

Berita Nasional

Korban Kekerasan Oknum TNI AU Ternyata Penyandang Disabilitas, Panglima TNI : Kenapa Tidak Peka

Kemarahan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto disebabkan Steven, warga Papua yang menjadi korban kekerasan dua oknum TNI Angkatan Udara (AU) tersebut

Editor: John Taena
TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., bersama Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., dan Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M. menggelar rapat khusus menyikapi lonjakan Covid-19, bertempat di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu 12 Juni 2021. 

POS-KUPANG.COM - Steven, seorang penyandang disabilitas yang diduga mabuk menjadi korban kekerasan dua oknum anggota TNI AU di Jalan Raya Mandala-Muli, Merauke, Papua, Senin 26 Juli 2021.

Video kekerasan terhadap warga sipil oleh dua oknum anggota TNI AU inipun akhirnya menjadi video di dunia maya.

Selain mendapat berbagai kecaman dari warganet, aksi kedua oknum prajurit TNI AU inipun menarik perhatian Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Baca juga: Sosok Danlanud Merauke Kolonel Pnb Herdy Arief Budiyanto yang Dicopot Panglima TNI, Ini Profilnya

Tangkap layar kekerasan dua oknum TNI AU terhadap seorang pria penyandang disabilitas di Papua
Tangkap layar kekerasan dua oknum TNI AU terhadap seorang pria penyandang disabilitas di Papua (Twitter @victorcmambor)

Aksi kekarasan dua oknum prajurit TNI AU inipun membuat orang nomor di tubuh TNI inipun marah. 

Kemarahan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto disebabkan Steven, warga Papua yang menjadi korban kekerasan dua oknum TNI Angkatan Udara (AU) tersebut adalah penyandang disabilitas.

Buntutnya, Hadi memerintahkan Kepala Staf AU (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo untuk mencopot Komandan Lanud (Danlanud) Johannes Abraham Dimara Merauke, Kolonel Pnb Herdy Arief Budiyanto.

Tak hanya itu, Komandan Satuan Polisi Militer (Dansatpom) Lanud JA Dimara pun turut dicopot.

"Saya sudah memerintahkan KSAU untuk mencopot Komandan Lanud dan Komandan Satuan Polisi Militernya-nya."

"Jadi saya minta malam ini langsung serah-terimakan (jabatan). Saya minta malam ini sudah ada keputusan itu," kata Hadi ketika dikonfirmasi, Rabu 28 Juli 2021, dilansir Tribunnews.

Baca juga: Terkait Video Kekerasan Terhadap Warga Papua, Panglima TNI Perintahkan KSAU Copot Danlanud Merauke 

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., bersama Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., dan Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M. menggelar rapat khusus menyikapi lonjakan Covid-19, bertempat di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu 12 Juni 2021.
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., bersama Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., dan Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M. menggelar rapat khusus menyikapi lonjakan Covid-19, bertempat di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu 12 Juni 2021. (TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI)

"(Alasan pencopotan) Karena mereka tidak bisa membina anggotanya."

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved