Anies Baswedan Serukan Ini Ke Warga, Singgung Kematian Hingga Prokes Covid-19 Lalu Ungkap Fakta Ini

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta masyarakat jangan kendor menerapkan protocol kesehatan. Ini penting karena covid-19 di Jakarta makin turun

Editor: Frans Krowin
Warta Kota.com
Anies Baswedan mengungkapkan perbedaan vaksinasi covid-19 dan bansos covid-19. Foto dok: Anies saat meninjau vaksinasi massal di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu 11 Juli 2021. 

POS-KUPANG.COM – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meminta masyarakat jangan kendor menerapkan protocol kesehatan.

Seruan Anies Baswedan itu terkait melandainya kasus covid-19 yang melanda ibukota Negara Indonesia belakangan ini.

Mantan Mendikbud RI (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan) ini mengatakan, penurunan kasus covid-19 itu sejak diterapkannya PPKM Darurat hingg 20 Juli 2021.

Bahkan pasca PPKM Darurat itu, kini pemerintah menerapkan lagi PPKM Level 4, yang bertujuan mengeliminir kasus covid-19.

Baca juga: TNI dan Polri Pantau Pelaksanaan PPKM Level 4 di Kota Maumere

“Saat ini, kasus covid-19 mulai melandai, menurun. Tapi masyarakat jangan kendor dalam menegakkan prokes covid-19.”

Untuk diketahui, penyebaran covid-19 di DKI Jakarta kini mengalami penurunan sejak PPKM Darurat diterapkan pada 3 Juli dan PPKM Level 4 pada 21 Juli hingga 2 Agustus 2021 mendatang.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan hal tersebut melalui sebuah video yang ditayangkan di kanal youtube Pemprov DKI.

Anies Baswedan menyebutkan, penurunan ini terlihat dari berkurangnya kasus aktif, tingkat kematian, positivity rate, hingga keterisian fasilitas kesehatan di ibu kota.

Baca juga: Ternyata Begini Perbedaan PPKM Level 4 dan PPKM Darurat, Jangan Sampai Salah

"Angka kasus aktif Jakarta terus berkurang. Bila sebelumnya kita sempat mencapai angka lebih dari 113.000 kasus aktif pada tanggal 16 Juli 2021, maka per kemarin Minggu 25 Juli 2021, kasus aktif kita sudah turun di angka 64.000," ucapnya dikutip Selasa 27 Juli 2021.

Turunnya kasus aktif ini konsisten dengan tren penurunan di beberapa parameter lain, di antaranya positivity rate yang tadinya di kisaran 45 persen dan kini sudah di kisaran 25 persen.

"Juga, pemakaman protap Covid-19 yang sempat mencapai lebih dari 350 sehari, kini turun di bawah 200 per hari," ujarnya.

Gubernur Anies juga menjelaskan bahwa dalam beberapa minggu terakhir pihaknya telah berkomunikasi, memantau, dan mengunjungi beberapa Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang ada di Jakarta.

Baca juga: PPKM Level 4, Tim Jaga Pintu Masuk Maumere Wajibkan Warga Tunjukkan Hasil Rapid 

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Anies mendapati kondisi rumah sakit yang semakin hari semakin terkendali, karena tersedianya kapasitas tempat tidur isolasi di Instalasi Gawat Darurat hingga ICU.

Beberapa rumah sakit pun dikunjungi Anies, seperti RSUD Budhi Asih dan RSKD Duren Sawit.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved