Presiden Jokowi Langsung ke Apotek Cek 4 Jenis Obat Ini Tapi Tak Ditemukan, Lantas Apa Keputusannya?
Di tengah suasana pandemi covid-19 yang belum berujung saat ini Presiden Jokowi salalu turun langsung ke lapangan. Kali ini Jokowi hendak membeli obat
POS-KUPANG.COM, JAKARTA – Di tengah suasana pandemi covid-19 yang belum berujung saat ini, Presiden Jokowi salalu turun langsung ke lapangan.
Kali ini, orang nomor satu di Indonesia ini, mencoba membeli sejumlah jenis obat yang dikeluhkan masyarakat akhir-akhir ini.
Akan tetapi, lima jenis obat yang dicari Presiden Jokowi, justeru tidak ditemukan di apotek tersebut. Persediaan obatnya sudah habis bahkan sudah berminggu-minggu lamanya.
Fakta Presiden Jokowi membeli obat itu terjadi di sebuah apotek di kawasan Bogor, Jawa barat, Jumat 23 Juli 2021.
Baca juga: Kaget Obat Covid-19 di Apotek Kosong, Jokowi Telepon Menkes: Stok Enggak Ada Seminggu Lebih
Apotek tersebut, yakni Apotek Vila Duta-Bogor. Di apotek itulah Presiden Jokowi mau memastikan ketersediaan obat terapi covid-19 yang dicari konsumen.
Di apotek tersebut, Presiden Jokowi mencoba membeli lima jenis obat ini, yakni Oseltamivir, Fapiviravir, Antibiotik Azithromycin, serta Vitamin D3.
Ternyata, obat-obat tersebut tak tersedia lagi di apotik tersebut. Pegawai itu pun bercerita apa adanya tentang fakta tersebut.
Pegawai apotek itu mengaku bahwa sudah beberapa hari terakhir obat yang dicari Presiden Jokowi itu, tidak ada lagi.
Baca juga: Desak Jokowi Mundur Gegara Covid-19, Oknum Ini Bawa Bom Molotov, Nitizen Minta Tangkap Biang Rusuh
Bahkan, kata pegawai tersebut, obat jenis Oseltamivir yang generik, sudah kosong berminggu-minggu.
Mengetahui kondisi tersebut, Jokowi langsung menelepon Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dihadapan pegawai apotek tersebut.
"Pak ini saya ini, saya cari obat antivirus Oseltamivir gak ada. Cari lagi yang obat antivirus yang Fapiviravir juga gak ada. Kosong."
"Saya cari obat yang antibiotik Azithromycin juga gak ada," kata Jokowi.
Baca juga: Buzzer Sejati Pasang Badan Bela Presiden, Serukan Kalimat Heroik, Rakyat Percaya Jokowi, Maksudnya?
Kepala Negara mengatakan bahwa obat tersebut kosong selama seminggu lebih di Apotek Vila Duta-Bogor.
Ia juga memberi tahu, bahwa dirinya hanya mendapatkan multivitamin yang mengandung zinc.
"Iya ini saya yang dapat hanya multivitamin, yang mengandung Zinc. Hanya itu."
"Suplemen juga, suplemen ini ada yang D3 ada tapi hanya yang 1000. Hanya dapat yang ini saja. Vitamin D3 yang 1000," kata Jokowi.
Baca juga: Denny Siregar Bocorkan Rencana Unjukrasa Bermotif Politik, Targetnya Lengserkan Presiden Jokowi
Mendengar temuan Presiden tersebut, Budi berjanji akan mengeceknya.
Budi meminta maaf karena masih ada apotek yang tidak memiliki stok obat-obatan tersebut.
Budi menjelaskan bahwa untuk ketersediaan obat-obatan di sebagian apotek kini bisa dicek langsung secara online.
"Karena saya ada catatan Pak Presiden. Kita kan sudah ada yang online."
Baca juga: Sumpah Serapah Pelayanan Karantina, Nikita Mirzani Singgung Nama Presiden Jokowi, Apa yang Terjadi?
"Saya barusan cek ya Pak ya, misalnya untuk Fapiviravir di Apotek Kimia Farma Tajur Baru ada 4.900, apotek Kimia Farma Juanda 30, ada 4.300, apotek Kimia Farma Semplak Bogor ada 4.200," kata Menkes.
Tidak hanya di Kimia Farma, ketersediaan obat terapi Covid-19 juga bisa dipantau secara online di apotek Century, Guardian, K24, dan lainnya.
"Jadi saya nanti dobel cek ya, Pak. Nanti ini saya kirim ke ajudan, Pak. Itu ada data online yang ada di RS itu bisa dilihat by kota segala macam," katanya.
Mendengar penjelasan tersebut, Jokowi mengatakan, akan mengeceknya ke apotek yang disebutkan Menkes tersebut.
Baca juga: Tuan Guru Bajang Bela Presiden Jokowi Perihal Status Idul Adha yang Di-bully Nitizen, Begini Katanya
"Oke. Ndak (tidak), saya tak ke sana saja, tak beli itu coba ada ndak (tidak)" pungkas Jokowi.
Presiden Jokowi Bawa Catatan
Presiden Joko Widodo (Jokowi) terlihat mendatangi Apotek Villa Duta Bogir di Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Jumat 23 Juli 2021.
Presiden Jokowi disebut tengah mencari obat Covid-19.
Di tengah suasana Bogor yang sedang mendung, Presiden Jokowi tiba sekitar pukul 15.00 WIB.
Baca juga: Kondisi Keluarga Gibran Rakabuming Terkini, Anak Pertama Jokowi Itu Sampaikan Ini saat Rapat Virtual
Saat turun dari mobil, Presiden langsung berjalan mendatangi apotek.
Setelah sampai, Presiden Jokowi tampak membuka kertas berisi catatan sejumlah obat yang akan dibelinya.
Namun rupanya sejumlah obat yang dicari Presiden Jokowi sedang habis.
Seorang apoteker di Apotek Villa Duta-Bogor, Herli mengatakan, Presiden Jokowi mencari sejumlah obat.
Herli menyebut, daftar obat yang dicarinya pun ditulis dalam secarik kertas.
Baca juga: Fahri Hamzah Soroti Pejabat Tak Jujur Saat Covid, Jokowi Singgung Pejabat Suka Ke Luar Negeri. Lho?
"Beliau mencari oseltamivir, gentromicyn, favipiravir, dan multivitamin yang sekarang banyak dipakai orang terpapar Covid," katanya, dikutip dari Tribunnewsbogor.
Namun, Herli mengatakan, obat-obatan tersebut tidak tersedia.
Menurutnya, sudah hampir satu bulan obat obatan tersebut tidak tersedia
"Kebetulan sekarang semuanya tidak ada, beliau hanya tanya itu aja," katanya.
Mengetahui apa yang dicari tidak ada, Herli mengungkapkan Presiden Jokowi akhirnya hanya membeli sejumlah vitamin.
Baca juga: Fadli Zon Kritik Jokowi Soal PPKM Level 3-4 Pengganti PPKM Darurat: Tak Jelas Terkesan Asal-asalan
"Iya belanja, vitamin D, kebetulan vitamin D1000 yang ada di sini jadi itu aja yang ada, sama Zegavit untuk penggantinya multivitamin B, karena beliau tanya multivitamin apa yang ada selain itu," ujarnya.
Setelah membeli vitamin, Presiden Jokowi pun langsung meninggalkan lokasi.
Herli mengatakan memang sejumlah obat saat ini susah didapat.
"Iya sekarang ini banyak resep obat Covid yang orang cari, tapi kebetulan ketersediaan di kami sedang kosong karena memang terkendala dari distributornya tidak ada," katanya.
Berita Lain Terkait Presiden Jokowi
Artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com dengan judul Jokowi Telepon Menkes Langsung, Cari Obat Covid-19 di Apotek Tapi Tak Ada, Ini Jawaban Menkes Budi