Breaking News:

Desak Jokowi Mundur Gegara Covid-19, Oknum Ini Bawa Bom Molotov, Nitizen Minta Tangkap Biang Rusuh

Meski fakta Indonesia masuk kategori negara dengan covid-19 tertinggi kedua di dunia setelah Brazil, namun ada saja oknum yang mencari kambing hitam.

Editor: Frans Krowin
Tribunnews.com
Mahasiswa Unindra menggelar aksi demo di fly over Pasar Rebo, Jakarta Timur, Jumat 23 Juli 2021. Saat aksi sedang berlangsung, polisi menangkap beberapa orang, satu diantaranya membawa bom molotov. (Wartakotalive.com/Miftahul Munir) 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA – Meski fakta memperlihatkan bahwa Indonesia masuk dalam kategori negara dengan covid-19 tertinggi kedua di dunia setelah Brazil, namun ada saja oknum yang selalu mencari kambing hitam.

Fakta itu terlihat ketika sekelompok orang tega menggelar unjukrasa menyalahkan pemerintah yang dinilai tak mampu atasi covid-19.

Malah para kelompok pengunjukrasa tersebut mempersalahkan Presiden Jokowi dengan menyebut presiden gagal tangani covid-19.

Atas penilaian itulah kelompok tersebut mendesak Presiden Jokowi untuk mundur dan segera meletakkan jabatan.

Baca juga: Denny Siregar Bocorkan Rencana Unjukrasa Bermotif Politik, Targetnya Lengserkan Presiden Jokowi

Aksi demonstrasi yang secara sporadis itu, kini terjadi di tiga kota di Indonesia, yakni Bandung, Jakarta dan Ambon.

Aksi tersebut awalnya menolak PPKM Darurat yang dianggapnya telah menyengsarakan masyarakat kecil dalam mencari sesuap nasi.

Namun ujung-ujungnya adalah mempersalahkan pemerintah dan mendesak Presiden Jokowi mundur.

Secara umum, aksi demonstrasi tersebut masih dapat dikendalikan dimana polisi berhasil menahan sejumlah pendemo.

Namun fakta lapangan justru memperlihatkan hal yang berbeda.

Baca juga: Denny Siregar Sebut FPI Tempat Pembenihan Teroris, Setelah Bubar Anggotanya Gabung ke Kelompok Lain

Di antara para pengunjukrasa tersebut, ada yang sudah terpapar virus corona atau covid-19.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved