Virus corona
Kaget Obat Covid-19 di Apotek Kosong, Jokowi Telepon Menkes: Stok Enggak Ada Seminggu Lebih
Kaget Obat Covid-19 di Apotek kosong, Jokowi Telepon Menkes: Stok enggak ada seminggu lebih
"Jadi nanti saya double check ya. Nanti saya kirim ke ajudan Bapak, itu ada data online yang ada di rumah sakit. Nah itu bisa dilihat by kota segala macem. Apoteknya Kimia Farma, Century, Guardian, K24," kata Menkes Budi.
Diketahui, Jokowi blusukan untuk mengecek ketersediaan sejumlah obat dan antivirus yang biasa digunakan untuk pengobatan Covid-19.
Setelah mendapati banyak obat yang stoknya kosong, Jokowi pun langsung menelpon Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin.
Jokowi melaporkan kepada Menkes bahwa sejumlah obat dan antivirus kini stoknya banyak yang kosong.
Bahkan menurut pegawai apotek, stok sudah kosong selama seminggu lamanya.
Obat yang dicari Jokowi di antaranya ada, Oseltamivir, Favipiravir, azithromicyin.
Baca juga: Mengandung Bahan Berbahaya, BPOM Cabut Ijin Edar Obat Covid-19 Lianhua Qingwen & Phellodendron
Mengenal Obat Oseltamivir
Diwartakan Tribunnews.com, obat oseltamivir adalah salah satu obat yang sebelumnya diberikan kepada pasien Covid-19 bergejala ringan hingga kritis.
Namun, rekomendasi terbaru menyebutkan bahwa obat tersebut hanya diberikan pada pasien Covid-19 yang diduga terinfeksi virus Influenza.
Oseltamivir adalah obat untuk mengatasi infeksi influenza tipe A dan B.
Obat ini mampu meredakan gejala influenza sehingga hanya menimbulkan gejala ringan serta memperpendek waktu yang dibutuhkan untuk sembuh.
Obat ini juga bisa digunakan untuk mencegah penularan influenza jika seseorang kontak atau tinggal bersama pasien influenza.
Namun, perlu diingat bahwa influenza berbeda dengan pilek biasa.
Maka dari itu, obat ini tidak bisa mengobati pilek biasa.
Mengenal Obat Favipiravir