Breaking News:

Berita Sumba Barat Daya

Kasus Terkonfirmasi Positip Virus Corona Meningkat, Bupati SBD Perpanjang PPKM Darurat 8 Agustus

Bupati Kabupaten Sumba Barat Daya, dr Kornelius Kodi Mete memperpanjang masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM)

Penulis: Petrus Piter | Editor: Ferry Ndoen
Istimewa
Bupati Kabupaten Sumba Barat Daya, dr Kornelius Kodi Mete memperpanjang masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) 

Kasus Terkonfirmasi Positip Virus Corona Terus Meningkat, Bupati SBD Perpanjang PPKM Darurat Hingga 8 Agustus 2021

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM/TAMBOLAKA---Bupati Kabupaten Sumba Barat Daya, dr Kornelius Kodi Mete memperpanjang masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat tanggal 25 Juli 2021 hingga 8 Agustus 2021. Sementara itu pemberlakuan PPKM tahap pertama berlangsung sejak 12 Juli 2021 sampai 22 Juli 2021.

Menurutnya, semenjak masa PPKM tanggal 12-22 Juli 2021 jumlah warga terkonfirmasi positip virus corona sebanyak 55 orang. Sedangkan jumlah  secara keseluruhan warga Sumba Barat Daya terkonfirmasi positip  rapid antigen dan sedang menjalani perawatan sebanyak 75 orang. Sementara itu  68 orang terkonfirnasi positip sedang menjalani isolasi terpusat terdiri RSUD Redambolo 33 orang, rumah sakit Karitas Waitabula 8 orang, puskesmas Elopada 5 orang, puskesmas Watukawula 4 orang, klinik kita 1 orang, puskesmasTenggaba 1 orang, puskesmas Bondokodi 2 orang, puskesmas Radamata 1 orang, Makodim 5 orang, rumah sakit Lende Moripa Sumba Barat 6 orang, RSUD  Waikabubak, Sumba Barat 2 orang.

Karena itu Bupati Sumba Barat Daya memerintahkan semua camat dan kepala desa siaga mencegah kegiatan masyarakat yang berpotensi  terjadi kerumunan masa yang dapat saja berpotensi menimbulkan terjadi kluster baru penularan virus corona. Apalagi di NTT juga terkonfirmasi tiga warga Kota Kupang positip tertular virus varian baru Delta. Virus baru ini sangat berbahaya. Karenanya semua harus siaga mencegah masuknya virus baru tersebut.

Untuk itu semua pintu masuk Sumba Barat Daya harus diperketat baik Bandara Tambolaka, Pelabuhan Waikeloh dan pintu keluar masuk SBD melalui jalur darat.  Selain itu aktivitas pengusaha terutama warung makan dibatasi yakni tidak boleh melayani warga makan di warung makan dan tutup pukul 20.00 wita dan lainnya.

Baginya dengan ketegasan menegakan PPKM di lapangan dapat menekan meningkatnya penularan virus corona di wilayah ini. Sebab sampai saat ini masih saja terjadi pelanggaran ditingkat masyarakat. Misalnya masyarakat masih menolak bila anggota keluarganya dinyatakan positip virus corona, tidak memakai masker dan menolak saat dijemput untuk menjalani isolasi terpusat dan lainya.

Selanjudnya demi mendukung kelancaran pelaksanaan isolasi terpusat maka meminta semua camat dan kepala desa menyediakan  lokasi isolasi terpusat. Apa yang disampaikan itu harus dilaksanakan dengan menyediakan lokasi isolasi itu. Pastikan lokasi isolasi ada sehingga mendukung kelancaran isolasi terpusat. (Pet)

Foto rapat evaluasi PPKM yang dipimpin Bupati SBD, dr.Kornelius Kodi Mete. 

Berita Sumba Barat Daya Lainnya

Bupati Kabupaten Sumba Barat Daya, dr Kornelius Kodi Mete memperpanjang masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM)
Bupati Kabupaten Sumba Barat Daya, dr Kornelius Kodi Mete memperpanjang masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) (Istimewa)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved