Breaking News:

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Rabu 21 Juli 2021: Gagal, Haruskah Mundur?

Yesus menyampaikan perumpamaan tentang seorang penabur. Kisah tersebut disampaikan oleh Yesus di alam terbuka (daerah danau Galilea).

Editor: Agustinus Sape
Foto Pribadi
RD. Fransiskus Aliandu 

Renungan Harian Katolik Rabu 21 Juli 2021: Gagal, Haruskah Mundur? (Matius 13:1-9)

Oleh: RD. Fransiskus Aliandu

POS-KUPANG.COM - Yesus menyampaikan perumpamaan tentang seorang penabur. Kisah tersebut disampaikan oleh Yesus di alam terbuka (daerah danau Galilea).

Kala itu Yesus “duduk” di perahu, dan para pendengar (orang banyak yang berbondong-bondong dari pelbagai daerah) berdiri di pantai (Mat 13:1-2).

Mengapa Yesus mengajar di daerah danau? Apa karena terlalu banyak orang yang datang sehingga tidak ada gedung yang bisa menampungnya? Apa karena Yesus senang dengan alam terbuka? Bisa jadi. Hanya sulit untuk memastikannya.

Tapi kalau saya perhatikan bagaimana reaksi dari orang Farisi dan ahli Taurat ketika Yesus mengajar di perkampungan-perkampungan, rumah-rumah ibadat (Mat 12), maka saya menduga jangan-jangan Yesus terpaksa mengajar di alam terbuka karena para ahli Taurat dan orang Farisi sudah menjatuhkan vonis terhadap Dia. “Ia dikuasai Beelzebul, penghulu setan”.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Selasa 20 Juli 2021: Menjadi Saudara Yesus

Vonis semacam ini searti dengan mulai berlakunya larangan bagi Yesus untuk mengajar di dalam rumah-rumah ibadat Yahudi.

Dari ceritera tentang konteks ini, saya bisa tangkap satu pesan yang sungguh menarik. Bahwa saya mesti “terbuka” menerima Yesus, menerima orang lain yang dipakai Tuhan untuk mewartakan tentang kebaikan.

Termasuk juga terbuka untuk menerima orang yang dipakai Tuhan untuk membongkar segala kenegatifan yang ada dalam hidup dan karya saya.

Sikap terbuka ini mempunyai 2 (dua) arti :

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved