Berita Kabupaten Kupang
Karya Bhakti Pembersihan Gereja GMIT Purna Lattis Oleh Satgas Pamtas RI - RDTL Yonif 743/PSY
desa Beringin khususnya dan akibat pandemi Covid-19, gereja ini lama tidak digunakan oleh jemaat untuk beribadah.
Karya Bhakti Pembersihan Gereja GMIT Purna Lattis Tingkat Kompi Satgas Pamtas RI - RDTL Yonif 743/PSY
Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Dalam purna Latihan Taktis (Lattis) tingkat Kompi dalam rangka penyiapan Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 743/PSY melaksanakan karya bhakti pembersihan lingkungan Gereja Masehi Injili Di Timor Desa Pantai Bringin, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang, Sabtu 17 Juli 2021.
Gereja Masehi Injili Di Timor sudah lama tidak digunakan karena adanya pandemi Covid-19, rencananya akan kembali digunakan oleh umat untuk ibadah.
Karya Bhakti dilakukan oleh 30 personel Yonif 743/PSY bersama dengan umat setempat untuk bergotong royong membersihkan lingkungan, pembenahan pagar gereja serta melakukan pengecatan kembali rumah ibadah itu.
Hal tersebut disampaikan Danyonif Yonif 743/PSY, Letkol Inf Andi Lulianto, kepada Pos Kupang, Minggu 18 Juli 2021.
Baca juga: Begini Data Covid-19 di Kota Kupang, Nyaris Tembus 1000 Kasus
Menurutnya, gereja Masehi Injili Di Timor adalah salah satu gereja yang dijadikan tempat ibadah oleh masyarakat desa Beringin khususnya dan akibat pandemi Covid-19, gereja ini lama tidak digunakan oleh jemaat untuk beribadah.
Untuk itu, dalam menjaga kondisi gereja agar tetap terpelihara maka perlu dilakukan pembersihan dan pengecatan bangunan gereja sehingga nanti apabila sudah kembali digunakan, tetap terjaga kenyamanan umat dalam beribadah.
"Ini merupakan salah satu wujud nyata dan peran aktif serta sumbangsih Yonif 743/PSY purna Lattis tingkat Kompi dalam rangka penyiapan Satgas Pamtas RI-RDTL TH 2021-2022 di wilayah Kecamatan Sulamu, selain itu juga sebagai wujud Kemanunggalan TNI dengan Rakyat," ujar Danyonif.
Diharapkannya melalui kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa kebersamaan antara TNI dengan Rakyat juga dapat menjaga dan meningkatkan budaya gotong-royong yang sudah menjadi budaya Bangsa Indonesia.
Baca juga: Sambut Idul Adha 1442 H, BRI Kabupaten Ende Bagi Hewan Kurban
"Karya bhakti atau gotong-royong tentu akan membawa banyak manfaat, baik untuk diri sendiri maupun lingkungan masyarakat sekitar, dampak yang paling nyata yaitu terbinanya silaturahmi, keakraban, rasa persaudaraan, kekeluargaan serta timbul kerjasama yang baik di tengah masyarakat," ucap Andi.
Aris Isay Hotty (34) selaku tokoh Agama setempat mengucapkan terima kasih banyak atas pelaksanaan karya bhakti yang dilaksanakan oleh Yonif 743/PSY, bersama masyarakat.
"Kami mengharapkan dengan kegiatan ini dapat menjaga jalinan silaturahmi yang baik antara personel Yonif 743/PSY dengan masyarakat yang berada di daerah latihan (Sulamu,red)," katanya. (*)