Breaking News:

Berita Kabupaten Belu

Lamaknen Selatan Jadi Kawasan Pengembangan Kopi

Pemerintah Kabupaten Belu menetapkan wilayah Kecamatan Lamaknen Selatan sebagai kawasan pengembangan kopi. 

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Ferry Ndoen
POS KUPANG. COM/TENI JENAHAS
BERI ARAHAN--Wabup Belu, Drs.Aloysius Haleserens, MM saat memberikan arahan  kepada peserta sosialisasi Fasilitasi Pengembangan Kawasan Kopi di Kecamatan Lamaknen Selatan, di Aula Kantor Camat, Jumat 16 Juli 2021. 

Lamaknen Selatan Jadi Kawasan Pengembangan Kopi

Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Teni Jenahas

POS KUPANG. COM, ATAMBUA -Pemerintah Kabupaten Belu menetapkan wilayah Kecamatan Lamaknen Selatan sebagai kawasan pengembangan kopi. 
Dengan topografi wilayah berbukit hingga pegunungan serta kemiringan lereng berkisar 25-40 persen menjadikan wilayah ini cocok untuk budidaya kopi. 

Sejak dulu, dua desa di wilayah itu yakni Desa Lakmaras dan Desa Henes merupakan sentra produksi kopi di Kabupaten Belu. Sebagian besar masyarakatnya bermata pencaharian sebagai petani kopi. Jenis kopi yang dikembangkan masyarakat di kedua desa tersebut adalah kopi Arabika.

Selain itu, kopi Henes dan Lakmaras ini mulai terkenal setelah dilakukan uji cita rasa kopi oleh Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Jember. Pasarannya mulai meluas, tidak hanya di Kabupaten Belu tetapi di wilayah Indonesia. Bahkan kopi Henes menjadi salah satu produk yang sudah dipasarkan melalui start up digital di Shopee Indonesia. 

Potensi dan keunggulan ini yang mendorong pemerintah Kabupaten Belu menjadikan wilayah Kecamatan Lamaknen Selatan sebagai kawasan pengembang kopi. 

Pemerintah mengawali rencana besar ini dengan suatu kegiatan Fasilitasi Pengembangan Kawasan Kopi di Kecamatan Lamaknen Selatan bersama masyarakat dan para petani kopi. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Lamaknen Selatan, Jumat 16 Juli 2021 itu dibuka Wakil Bupati, Drs. Aloysius Haleserens, MM. 

Hadir saat itu Anggota DPRD Belu, Aquilina Ili, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Januaria Nona Alo, S.IP, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Christoforus M. Loe Mau, SE, Kabag Umum, Yustinus Loko Bau, SE, Sekcam Lamaknen Selatan, para kepala desa se-Kecamatan Lamaknen Selatan, BPD, pengelola Bumdes, serta Ketua dan Anggota PKK Kecamatan Lamaknen Selatan. 

Kadis PMD, Januaria Nona Alo selaku penyelenggara kegiatan melaporkan, tujuan pembangunan kawasan perdesaan yaitu untuk mempercepat dan meningkatkan kualitas pelayanan, pengembangan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat desa melalui pendekatan partisipatif dengan mengintegrasikan berbagai kebijakan, rencana, program dan kegiatan para pihak pada kawasan yang ditetapkan. 

Sosialisasi potensi sumberdaya alam spesifik yang dimiliki Kecamatan Lamaknen Selatan yaitu komoditi kopi, dan peluang pengembangan komoditi kopi dalam upaya peningkatan ekonomi, khususnya masyarakat petani kopi.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved