Berita Manggarai Barat
600 Warga di Labuan Bajo Dapat Layanannya Vaksinasi Massal di Kejari Mabar
Sebanyak 600 warga di Labuan Bajo mendapatkan layanan vaksinasi massal di Halaman Kejaksaan Negeri (K
Penulis: Gecio Viana | Editor: Ferry Ndoen
600 Warga di Labuan Bajo Dapat Layanannya Vaksinasi Massal di Kejari Mabar
Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Gecio Viana
POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Sebanyak 600 warga di Labuan Bajo mendapatkan layanan vaksinasi massal di Halaman Kejaksaan Negeri (Kejari) Manggarai Barat (Mabar), Sabtu 17 Juli 2021.
Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adyaksa ke-61 dan Hari Ulang Tahun Ikatan Adyaksa Dharmakarini (IAD) ke-21.
Ratusan warga Labuan Bajo terlihat antusias mengikuti kegiatan tersebut sejak pagi.
Seorang warga Labuan Bajo, Aryo (38) mengaku senang mengikuti kegiatan yang baru pertama kali dilakukan Kejari Mabar itu.
"Ini sangat membantu sekali," ungkapnya usai menerima vaksin dosis pertama.
Baca juga: Jenazah Bupati Lembata Akan Diterbangkan Hari Ini ke Lewoleba
Pihaknya berharap, kegiatan serupa lebih gencar dilakukan pemerintah, demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
"Kalau bisa Pemda Mabar gencar lagi sosialisasi serta melakukan vaksinasi, dan bila perlu melibatkan RT dan RW, sebab masih banyak masyarakat yang takut untuk vaksin, vaksin itu aman," katanya.
Dikesempatan yang sama, warga Labuan Bajo lainnya, Alvira Ampu (18), juga mengaku senang dan antusias mengikuti kegiatan tersebut.
"Perasaan gugup, cuman setelah divaksin lebih lega," kata Alvira yang saat ini duduk di bangku SMA kelas XII ini.
Baca juga: Pemerintah dan Masyarakat NTT Sampaikan Duka Cita Atas Wafatnya Bupati Lembata
Pihaknya berharap, pelaksanaan vaksinasi massal bagi masyarakat di daerah itu dapat berjalan optimal, sehingga aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas dalam dunia pendidikan dapat kembali berjalan dengan lancar.
"Semoga Corona dapat berlalu," katanya.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Mabar, Bambang Dwi Murcolono, SH., MH kepada awak media mengatakan, kegiatan tersebut merupakan langkah mendukung pemerintah daerah untuk vaksinasi massal dan gratis bagi masyarakat.
"Jadi kejaksaan bukan hanya penuntut, penyidik dan eksekusi, tapi juga ikut melancarkan pembangunan nasional, terutama dari segi kesehatan atau vaksin ini," katanya.