Nasional

Anies Baswedan Puji Satpol PP DKI Jakarta Kawal Prokes PPKM, Bagaimana Nasib Oknum Satpol PP Gowa?

Di tempat lain, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, memuji sikap Satpol PP DKI Jakarta dalam menegakkan disiplin Prokes

Penulis: Hasyim Ashari | Editor: Hasyim Ashari
Facebook/Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, saat melakukan sidak di sejumlah perkantoran di Jakarta, Selasa 6 Juli 2021. Anies menjumpai sejumlah perkantoran yang melanggar aturan PPKM Darurat. 

Anies Baswedan Puji Satpol PP DKI Jakarta Tegakkan Prokes PPKM, Bagaimana Nasib Oknum Satpol PP Gowa?

POS-KUPANG.COM - Beberapa hari terakhir viral di media soal oknum Satpol PP Gowa yang memukul pemilik cafe saat PPKM.

Nasib oknum Satpol PP Gowa pun berada di ujung tanduk. Selain di laporkan ke polisi, yang bersangkutan juga kemungkinan besar akan mendapatkan sanksi berat dari Bupati Gowa.

Di tempat lain, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, memuji sikap Satpol PP DKI Jakarta dalam menegakkan disiplin Prokes.

Hal itu diungkap Gubernur Anies Baswedan di akun instagram miliknya @aniesbaswedan.

Baca juga: Gelar Acara Ulang Tahun di Kantor, Anggota Satpol PP Kabupaten Ende Disel dan Dirumahkan

Berikut unggahan Anies Baswedan:

Sejak masa PSBB hingga sekarang PPKM Darurat, Satpol PP DKI Jakarta berperan besar dalam mendisiplinkan masyarakat dan menegakkan aturan protokol kesehatan 5M.

Ibu/ Bapak petugas Satpol PP adalah perwakilan pemerintah yang setiap hari bertemu langsung dengan masyarakat di lapangan, tantangannya tentu tidak sederhana.

Pada Apel Virtual hari ini kami sampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Satpol PP DKI Jakarta yang telah menjalankan tugas dan amanat dengan baik.

Terima kasih telah menunjukkan bahwa Satpol PP DKI Jakarta adalah petugas yang beradab dan menjunjung tinggi etika.

Pesan pada semua: Ketika Anda memakai seragam Satpol PP berarti bertindak atas nama negara.

Baca juga: Anggota Satpol PP Ende Minta Maaf Terkait Video Viral, Kami Kerja Over Time

Pastikan proses pendisiplinan berjalan dengan tegas, tidak pandang bulu, dan tetap beradab, jaga marwah Satpol PP.

Saat ini rakyat kebanyakan sedang dalam kondisi sulit, Ibu/Bapak akan menemui orang-orang yang melanggar karena kebutuhan.

Itu beda dengan orang-orang yg melanggar karena keserakahan.

Sapa mereka dengan hati, tegur dengan hati, perlakukan mereka sebagai saudara sendiri yg sedang dalam kondisi sulit.

Tetap tegakkan disiplin dengan rasa hormat dan rasa kasih.

Baca juga: Kisah Sedih Pemilik Kedai Kopi, Pilih Dikurung 3 Hari karena Tak Mampu Bayar Denda PPKM Rp 5 Juta

Selamat bertugas, jaga stamina, perjalanan kita masih panjang.

#JagaJakarta #JakartaBangkit #SatpolPPDKIJakarta

Unggahan ini langsung ditanggapi Satpol PP DKI Jakarta.

@satpolpp.dki:  Siap, Terima kasih bapak Gubernur atas arahan, peringatan dan motivasi buat kami

@rhanhp:  tangkap dan amankan petugas Satpol PP yang tidak humanis dalam mengambil tindakan pak!

@ray_mzr: Satpol PP DKI konsisten menegakan aturan perda, jangan ikut ikutan arogan mukul wanita

@arif.lau: thank you pak anies dan jajarannya yg sudah extra bekerja melindungi warga DKI dari pandemi bismillah sehat selalu ya pak

Baca juga: Wanita Hamil 9 Bulan Dipukul Hingga Pingsan di Gowa, Satpol PP Jadi Trending Twitter Tanah Air

@shila_2015: Jangan ppkm aja pa yg selalu di fikirkn.. kami rakyat kecil pa..sdh sangat menderita dgn adanya ppkm.. sdh tdk bekerja.. dan kjp pun blm tau kabarnya kpn cair..kami sebagai rakyat ga bisa berbuat bnyk..

hanya bisa manut..aplgi saya sedang hamil..semua kebutuhan ekonomi meningkat..dampak pandemi kena phk tanpa pesangon..mau makan apa pa kami rakyat kecil.klo semua di batasi tanpa ada solusi yg nyata

@abyynubl: Gimana Tanggapan Bapak Tentang Satpol PP Yg Bertindak Kekerasan Kepada Ibu Hamil

@dendimaulanaysf: Semoga DKI satpol PP nya ga ada yang sok jagoan sama rakyat ya pak. Di didik dan dipesankan untuk mereka

@susanti.aja12: Maa syaa Allah...betul pak Anies,rakyat kecil lagi susah,lagi menjerit,makanya pendekatannya harus dari hati

@ang.dayyy: Iya pak anies, satpol pp jangan galak2 seperti yg di medsos kebanyakan, tindak tegur apabila ada pelanggaran tp santun serta manusiawi

@achmad_gunawan88: Alhamdulilah masih ada pejabat yang memberikan solusi dan tidak emosi... sehat selalu pak anies..

Baca juga: Nasib Oknum Satpol PP Yang Pukul Ibu Hamil Saat PPKM Gowa, Bupati Adnan Purichta Ichsan Angkat Suara

@adhiemardiansyah: Utk kepada Para Petugas lebih harus bersabar utk mengayomi masyarakat yang mencari nafkah nya

@melukisslide: Masya Allah, sebuah arahan penuh rasa empati, sadar karena pemimpin adalah amanah, yang kelak akan Allah minta pertanggungjawabannya. Jakartaku…makin cinta karena Gubernurnya Alhamdulillah banget, bak oase

@dwmrym19: Mhon maaf Kjp gmna pak ?? Mundur terus tiap bulan. Tahun ajaran baru pak banyak buku yg harus dibeli. Skolah online..buku nggak ada...

anak2 ini jga kan penerus bangsa pak.blm lg yg org tua nya dirumahkan bahkan di phk. Kami ingin anak2 kami bisa belajar dengan baik..bsa jdi sukses..jdi pemimpin sperti bapak. @aniesbaswedan

@zoel_alamsyah: Udah ngga berharap bantuan apa apa lagi udah. Banyak ibadah mohon kpd Allah swt semoga selalu diberikan keselamatan dan kesehatan

@arini_may05: Bagaimana dg satpol pp yang arogan pak kasar sama masyarakat.. tolong pak satpol pp yg kasar ga sopan ditindak jgn se enak ny sm masyarakat kecil dimasa pandemi skrg ini smua serba susah

Baca juga: PPKM Mikro Bagi Pelaku Usaha di Kabupaten TTS - NTT Diperpanjang Hingga 22 Juli Mendatang

Sementara itu, Bupati Gowa berjanji akan menindak tegas oknum Satpol PP yang viral di media sosial.

* Bupati Gowa Tegaskan Oknum Satpol PP Penganiaya Ibu Hamil Akan Dihukum Berat

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan menegaskan oknum anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang diduga menganiaya pasangan suami istri pemilik warung kopi saat razia Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) akan dihukum berat.

Namun, pemberian sanksi akan menunggu proses hukum yang kini ditangani Kepolisian Resor Gowa rampung.

"Saya tidak mentoleransi tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum aparat Pemerintahan Kabupaten Gowa dan saya tegaskan bahwa oknum tersebut akan mendapatkan sanksi berat," kata Adnan saat menggelar konferensi pers di rumah jabatannya, Kamis (15/7/2021) malam.

Sebagai informasi, oknum anggota Satpol PP berinisial MH telah menjalani pemeriksaan penyidik Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Gowa.

Polisi juga memeriksa enam orang lain yang jadi saksi saat penganiayaan terjadi.

Baca juga: Update Corona di NTT : Berita Gembira, Dua Pasien Positif Covid-19 Dari Cluster Gowa Sembuh

Nur Halim, pemilik warung kopi yang dianiaya, pun telah diperiksa.

Namun, polisi belum bisa meminta keterangan dari Riana, istri Nur Halim.

"Kami baru memeriksa sang suami sebab istrinya masih dalam perawatan di rumah sakit," sebut Kapolres Gowa AKBP Tri Goffarudin P saat menggelar konferensi pers di halaman Mapolres Gowa, Kamis (15/7/2021) sore.

Sebelumnya diberitakan, penertiban aturan PPKM oleh Satpol PP Kabupaten Gowa menuai kericuhan.

Salah satu oknum Satpol PP Gowa menganiaya pasangan suami istri, pemilik warung kopi, pada Rabu (14/7/2021) sekitar 20.44 Wita.

Video penganiayaan terekam di CCTV dan viral di media sosial.

Penganiayaan itu berawal dari adu mulut antara petugas dengan pemilik warung kopi.

Baca juga: Empat Pasien Positif Covid-19 di Ende Kontak dengan Pasien 01 Klaster Gowa

"Saat kejadian kami sedang live cari nafkah jualan di Facebook karena warung sudah kami tutup. Kami ikuti aturan yang ada dan mereka masuk tegur kami bahkan memukul kami," kata korban, Nur Halim, Kamis (15/7/2021).

Nur Halim dan istrinya, kemudian melaporkan penganiayaan yang mereka alami ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Gowa.

Perempuan itu pingsan saat melaporkan penganiayaan yang diterimanya.

Kepala Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Bajeng Ipda Haryanto menyebut sudah menerima laporan dugaan penganiayaan ini.

"Tadi ada insiden saat razia PPKM dan sementara kami menerima laporannya namun tiba-tiba korban jatuh pingsan mungkin karena kontraksi sebab korban ini tengah hamil sembilan bulan," kata Haryanto.

Baca juga: Update Covid-19 NTT : Tambah Satu Kasus Positif Baru dari Cluster Gowa

Sedangkan Kepala Satpol PP Gowa Alimuddin Tiro mengaku sudah tahu ada insiden yang melibatkan anggotanya.

"Itu oknum ya bukan institusi dan sampai sekarang saya belum ketemu dengan yang bersangkutan (pelaku) dan akan melakukan tindakan sesuai dengan prosedur" kata Alimuddin Tiro saat dihubungi.

Berita Nasional lainnya

Sebagian Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bupati Gowa Tegaskan Oknum Satpol PP Penganiaya Ibu Hamil Akan Dihukum Berat" 

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved