Alat Swab PCR RSUD Larantuka Flotim Belum Beroperasi, Pasien Positif Covid Pakai Hasil Rapid Antigen

untuk menentukan varian baru covid-19 di Flores Timur, pihaknya sudah mengirim sampel ke Jakarta. 

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/AMAR OLA KEDA
Bupati Flores Timur, Antonius Gege Hadjon 

Alat Swab PCR RSUD Larantuka Flotim Belum Beroperasi, Pasien Dinyatakan Positif Covid Pakai Hasil Rapid Antigen

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Amar Ola Keda

POS-KUPANG.COM,LARANTUKA- Beberapa hari terakhir, pasien covid-19 di RSUD Larantuka, Kabupaten Flores Timur melonjak drastis. Ironisnya, alat PCR Swab di rumah sakit milik pemerintah daerah Flores Timur itu belum bisa dioperasikan. 

Kepala Dinas Kesehatan Flores Timur, dr. Ogie Silimalar mengatakan pasien yang diumumkan positif covid-19 itu berdasarkan hasil rapid antigen, bukan hasil PCR swab.

Hal itu karena menurut dia, pihaknya masih menunggu ijin operasional alat PCR. 

"Ijinnya masih diproses, kita pakai hasil rapid antigen. Rujukannya PMK nomor 446, 3602 dan 4641. Hasil rapid antigen bisa dinyatakan positif karena  turunannya dari swab PCR, PCR test in dan rapid antigen," ujarnya kepada wartawan, Rabu 30 Juni 2021.

Baca juga: Kabupaten Flores Timur Dapat Jatah 10 Unit Pembangunan Menara BTS

Menurut dia, untuk menentukan varian baru covid-19 di Flores Timur, pihaknya sudah mengirim sampel ke Jakarta. 

"Masih tunggu hasilnya," katanya. 

Sementara itu Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 NTT, Marius Jelamu mengatakan untuk menentukan seorang pasien positif covid-19, harus melalui PCR Swab.

"PCR itu sangat akurat dari pada rapid antigen. Sehingga diharapkan bukan saja rapid antigen tapi harus PCR swab. Kalau pasiennya positif rapid antigen harus umumkan positif rapid antigen, jangan positif covid-19. Kecuali sampelnya dikirim ke Kupang. Satgas harus terbuka ke masyarakat," katanya saat dihubungi wartawan, Senin 5 Juli 2021. 

Baca juga: Mulai 1 Juli, Masuk ke Kabupaten Flores Timur Harus Kantongi Hasil Rapid Antigen

Bupati Flores Timur, Antonius Gege Hadjon didampingi Kadis Kesehatan, dr. Ogie Silimalar saat berkunjung ke RSUD Larantuka
Bupati Flores Timur, Antonius Gege Hadjon didampingi Kadis Kesehatan, dr. Ogie Silimalar saat berkunjung ke RSUD Larantuka (POS-KUPANG.COM/AMAR OLA KEDA)

Terkait ijin operasional alat PCR Swab, ia meminta bupati dan pihak rumah sakit pro aktif berkoordinasi dengan kementerian kesehatan (Kemenkes).

"Jika belum ada ijin operasional, harus segera diurus ke Kemenkes, dengan alasan emergency. Ini situasi darurat, jangan dibiarkan menggantung. Jika kendalanya ada di dana, pemerintah harus mendukungnya dengan anggaran melalui DPRD," tandasnya. (*)

Berita Kabupaten Flotim Terkini

Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved