Mobil Tabrak Pohon Jati, 2 Warga Sikka Meninggal Dunia

Kasus lakalantas di ruas jalan Trans Flores atau ruas jalan Maumere-Larantuka tepatnya di Likong Gete, Desa Nangahale, Kecamatan Talibura

Penulis: Aris Ninu | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/ARIS NINU
Kapolres Sikka, AKBP Sajimin 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM, MAUMERE- Kasus lakalantas di ruas jalan Trans Flores atau ruas jalan Maumere-Larantuka tepatnya di Likong Gete, Desa Nangahale, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, Minggu, 4 Juli 2021 sore mengakibatkan dua warga Sikka meninggal dunia.

Lakalantas itu terjadi saat mobil Suzuki Carry yang mereka tumbang keluar jalur lalu menabrak pohon jati. Kedua korban meninggal dunia.

Kapolres Sikka, AKBP Sajimin melalui Kasubag Humas, Iptu Margono dalam keterangan pers kepada wartawan di Maumere, Senin, 5 Juli 2021 siang menjelaskan, peristiwa laka di Nangahale ada dua orang meninggal dunia dan satu orang luka ringan. Kerugian akibat laka sekira Rp 10 juta.

"TKP laka lantasnya di Jalan umum Jurusan Maumere -Larantuka tepatnya di Likong Gete, Desa Nangahale, Kecamatan Talibura. Laka ini antara kendaraan Mobil Suzuki Carry No Pol EB 8723 BK dan Mobil Pick up Suzuki Carry EB 8298 BJ. Peyebab laka karena kurang hati-hatinya pengemudi Mobil Suzuki Carry No Pol EB 8723 BK. Pasalnya, kondisi jalan di TKP jalan lurus beraspal, cuaca cerah pada sore hari hari dan arus lalu lintas sepi," ujar Margono.

Baca juga: Kesaksian Warga Saat Menolong Korban Lakalantas Akibat Blokade Jalan Weri-Watowiti

Ia mengatakan, identitas pengemudi Mobil Suzuki Carry No Pol EB 8723 BK atas nama Lasarus Lado (19), warga Desa Ilinmedo, Kecamatan Waiblama.

Lasarus setelah kecelakaan dalam keadaan dalam kondisi luka lecet pada kepala dan kaki sebelah kiri. Sedangkan pengemudi Mobil Pick up Suzuki Carry EB 8298 BJ bernama Mikael Beding (21), warga Desa Ilinmedo, Kecamatan Waiblama setelah kecelakaan dalam kedaan sehat walafiat .

Sementara itu, lanjutnya, penumpang Mobil Suzuki Carry No Pol EB 8723 BK atas nama Vinsensius Ven (16), warga Watumitak, Desa Runut, Kecamatan Waigete mengalami luka memear di dada kiri, dagu, luka lecet di kaki kanan, siku kiri dan mengalami pendarahan pada hidung.

Penumpang Mobil Suzuki Carry No Pol EB 8723 BK lainnya Thomas Arianto (17), bersatus pelajar yang tinggal di Dususn Natar leba,Desa Darat Gunung, Kecamatan Talibura mengalami patah pada kaki kiri dan kanan,luka pada muka dan luka robek pada tumit kaki kanan .

Baca juga: Keluarga Korban Lakalantas Akibat Pemblokiran Jalan Weri-Watowiti Polisikan Warga Pemilik Lahan

Mengenai kejadiannya, Margono menjelaskan, sebelum terjadi kecelakaan Mobil Pick Up Suzuki Carry EB 8298 BJ yang dikemudikan Mikael Beding bergerak dari arah Maumere (Barat ) menuju ke arah Larantuka (Timur).

Di saat yang bersamaan datang Mobil Suzuki Carry No Pol EB 8723 BK yang dikemudikan Lasarus Lado dari arah yang sama dan hendak mendahului Mobil Pick Up Suzuki Carry EB 8298 BJ yang bergerak di depannnya.

Akan tetapi begitu di TKP menyenggol bagian kanan belakang mobil yang dikemudikan oleh Mikael sehingga mobil yang dikemudikan Lasarus hilang kendali dan bergerak keluar ke arah selatan dari badan jalan dan menabarak pohon Jati.

Atas kejadian tersebut dua penumpang Mobil Suzuki Carry No Pol EB 8723 BK mengalami luka-luka dan meninggal dunia.

"Pada saat dibawa ke Puskesmas Watubaing kedua korban telah meninggal dunia.Kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan mangalami kerusakan," papar Margono.(*)

Berita Kabupaten Sikka Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved