Breaking News:

Kualitas Garam Industri di Malaka, NTT Terbaik di Indonesia

Lahan seluas 300 Hektare di Desa Weoe, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur ( NTT) saat ini tengah digarap

Penulis: Edy Hayong | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/EDI HAYONG
Bupati Malaka, Simon Nahak saat memantau lahan garam industri di Desa Weoe, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka yang digarap PT Inti Daya Kencana (IDK), Senin 5 Juli 2021. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edy Hayong

POS-KUPANG.COM, BETUN-Lahan seluas 300 Hektare (Ha) di Desa Weoe, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur ( NTT) saat ini tengah digarap PT Inti Daya Kencana ( IDK).

Lahan yang jadi sewa pakai di area pantai selatan Pulau Timor itu sejak 2016 sudah dilirik perusahaan dibawa Roda Mas Group untuk pengembangan garam industri nasional. Kegiatan produksi baru dilakukan pada Juni 2021 dan ditargetkan pada September 2021 akan memproduksi sekitar 300 ton.

Hasil survei PT IDK menunjukkan bahwa kualitas garam industri di Malaka ini berkualitas secara nasional dan diharapkan dapat menekan impor garam industri yang selama ini dilakukan pemerintah Indonesia.

Pimpinan PT IDK, Sang Putu Mahardika menyampaikan hal ini di sela-sela kegiatan penanaman anakan bakau di kawasan produksi garam industri di Desa Weoe oleh Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, S.H,MH, Senin 5 Juli 2021.

Baca juga: Gawat, Mulai Garam, Gula, Beras, Sayur Akan Dikenai Pajak Sembako Oleh Pemerintah, Ini Rinciannya

Sang Putu Mahardika mengatakan, kehadiran PT IDK di Malaka sejak tahun 2016 guna melakukan survei lahan dan potensi garam industri untuk kepentingan nasional. Dalam survei ini menunjukkan bahwa lahan yang ada sangat potensial dan berkualitas dalam produksi garam industri.

Dijelaskan Sang Putu, selama kurun waktu tersebut hingga 2020 memang dilakukan pendekatan dengan pemilik lahan termasuk pengurusan ijin pembuatan garam industri dan puji Tuhan di Juni 2021 telah dimulai proses produksi.

"Memang lahan yang ada setiap tahun langganan banjir tetapi kami sudah buat pematang. Tapi kami akan koordinasikan dengan Pemda agar ladang garam terhindar dari banjir," jelas Putu.

Untuk diketahui bahwa PT IDK merupakan bagian dari Roda Mas Group yang merupakan perusahaan produksi kaca, bumbu masak Sasa. Ini merupakan perusahaan dalam negeri yang bergerak dalam bidang usaha garam dengan target garam kelas dunia yang dikirim dari Indonesia.

Baca juga: Garam  Yodium Terbaik  Diproduksi Kopdit Pintu Air Rotat Kabupaten Sikka

"Kami memiliki 103 karyawan dimana 98 persen pekerja anak lokal dan 6 bukan asli Malaka. Target kami wujudkan garam di Malaka sebagai garam industri terbaik secara nasional. Kami ada dua Side yakni di Weoe 300 Ha dan Desa Rabasa. Sejak Juni sudah produksi dengan 7 ladang penguapan dengan waktu pengeringan selama 23 hari," jelas Putu.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved