Waspada, Jenazah Covid-19 di Indonesia Didominasi Para Lansia, Ibu-Ibu Hamil Dilarang ke Mall

Satgas Penanganan Covid-19 meminta masyarakat selalu waspada dan menjaga para lansia. Ibu-ibu hamil juga dilarang ke pusat-pusat perbelanjaan.

Editor: Frans Krowin
tribunnnews
Tanda tanda Covid-19 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA – Satgas Penanganan Covid-19 meminta masyarakat selalu waspada dan menjaga para lansia. Ibu-ibu hamil juga dilarang ke pusat-pusat perbelanjaan.

Imbauan ini disampaikan menyusul semakin meluasnya penyebaran covid-19 varian baru di Tanah Air.

Imbauan itu disampaikan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito yang diterima Kompas.Com, Kamis 1 Juli 2021.

Masyarakat diminta terus waspada dan menjaga lansia karena lansia sangat rentan terhadap covid-19.

Baca juga: Anies Baswedan Cemas Pemakaman Jenazah Covid-19 di Jakarta Tembus 300 Sehari: Ini Bukan Angka Semata

Saat ini, kata Wiku Adisasmito, lansia merupakan kelompok yang sangat mendominasi kematian pasien covid-19.

Untuk itu, masyarakat diminta menjaga para lansia agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Cara menjaga para lansia, ungkap Wiku Adisasmito, adalah secara disiplin mematuhi protokol kesehatan di mana pun dan kapan pun.

Artinya, meski berada di rumah, tetapi protokol kesehatan tetap dilaksanakan demi kebaikan bersama.

Baca juga: 600 Orang Divaksin Covid-19 di Dinas Pendidikan, Bagaimana Cara Daftar Bagi Masyarakat Umum?

"Dimohon kepada seluruh masyarakat yang tinggal bersama lansia, agar lebih waspada dan terus laksanakan protokol kesehatan bahkan di dalam rumah," kata Wiku melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis 1 Juli  2021.

Apabila baru pulang dari bepergian, harus segera membersihkan diri sebelum melakukan kontak dengan lansia.

Kemudian, jika mengalami gejala Covid-19 atau kontak erat dengan pasien positif, wajib membatasi interaksi dengan lansia sampai keadaan benar-benar aman.

Untuk sementara waktu, hindari mengajak lansia ke tempat-tempat publik seperti mal atau pusat perbelanjaan.

Baca juga: 24 Tenaga Kesehatan di RSUD Larantuka Terpapar Virus Covid-19, Total 361 Kasus

Pemerintah daerah pun dapat ikut berperan dengan memastikan kapasitas rumah sakit rujukan Covid-19 memadai.

Jika diperlukan, dapat dilakukan konversi tempat tidur untuk pasien virus corona. Pemda juga diminta meningkatkan tracing atau penelusuran kontak erat, utamanya pada pasien lansia dan dengan kondisi komorbid.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved