Breaking News:

Pemda Mabar Dapat Penilaian Kategori Disclaimer Dalam Hasil Indeks Inovasi Daerah Tahun 2020

Pemerintah Manggarai Barat ( Pemda Mabar), mendapatkan penilaian kategori tidak dapat dinilai atau disclaimer hasil Indeks Inovasi Daerah

Penulis: Gecio Viana | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Gecio Vian
Wakil Bupati Mabar, dr Yulianus Weng saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa 29 Juni 2021. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana

POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Pemerintah Daerah Manggarai Barat ( Pemda Mabar), mendapatkan penilaian kategori tidak dapat dinilai atau disclaimer dalam hasil Indeks Inovasi Daerah Tahun 2020 oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri ( Litbang Kemendagri).

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Mabar, dr Yulianus Weng mengatakan, pihaknya langsung melakukan pertemuan dengan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah ( OPD) pada Senin 28 Juni 2021.

"Kami sudah kumpulkan semua OPD dan mereka jujur belum upload (laporkan inovasi OPD ke website Kemendagri), sedangkan ada inovasi yang telah mereka lakukan tapi tidak dilaporkan," katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa 29 Juni 2021.

Diakuinya, inovasi masing-masing OPD yang belum dilaporkan selama 2 tahun terakhir, yakni sejak Januari 2019 hingga Desember 2020.

Baca juga: Pinjaman Daerah Rp 1 Triliun Pemda Mabar, Inocentius Peni Nilai Langkah Maju

Dalam surat dari Kemendagri yang diterima, lanjut dia, Pemda Mabar diberikan waktu untuk melaporkan inovasi OPD yang telah dilakukan sejak Juni hingga 13 Agustus 2021.

"Besok mereka (pimpinan OPD) rapat lagi, dan akan dibuatkan SK, koordinator dari Bappeda dan minggu depan kami akan lakukan pertemuan untuk setiap OPD mengajukan inovasi. Bagi kami waktu masih cukup hingga 13 Agustus nanti," tandas mantan Kadis Kesehatan Kabupaten Manggarai ini.

Lebih lanjut, pada awal pekan depan ia bersama pimpinan OPD akan melakukan rapat dan mengharuskan setiap OPD harus mengajukan 1 inovasi.

Baca juga: WALHI NTT Berikan Solusi Bagi Pemda Mabar Terkait Satu Desa di Labuan Bajo Konsumsi Air Kali

"Kami berharap masing-masing OPD memiliki 1 inovasi, lalu diupload berdasarkan surat dari Kemendagri itu, dalam surat itu OPD yang dinilai bagus akan mendapatkan reward berupa dana insentif daerah," katanya. (*)

Berita Manggarai Barat Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved