Disparbud Kabupaten Flores Timur Gelar Pelatihan Pengeloaan Desa Wisata
potensi-potensi tersebut belum dioptimalkan secara baik melalui sebuah manajemen pariwisata yang baik.
Disparbud Kabupaten Flores Timur Gelar Pelatihan Pengeloaan Desa Wisata
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Amar Ola Keda
POS-KUPANG.COM,LARANTUKA- Selain wisata pasir timbul di Dusun Meko, Desa Peledo, Kecamatan Witihama, Pulau Adonara, Flores Timur (Flotim) memiliki potensi wisata lainnya yang punya daya tarik tersendiri.
Selain desa Waibao dengan keindahan Danau Waibao-nya yang masih begitu asli dan asri, juga Desa Lewokluok dengan tradisi Koke Balenya menjadi daya tarik untuk dikunjungi.
Meski memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan menjadi desa wisata dan memberikan dampak yang positif terhadap perekenomian warga setempat.
Namun, potensi-potensi tersebut belum dioptimalkan secara baik melalui sebuah manajemen pariwisata yang baik.
Baca juga: Warga Desa Nimun Dani Bao Flores Timur Keluhkan Rusaknya Infrastruktur Jalan
Menindaklanjuti hal ini, Pemerintah Kabupaten Flores Timur melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) menyelenggarakan pelatihan pengelolaan desa wisata yang diselenggarakan di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, sejak 21-24 Juni 2021.
Pelatihan pengelolaan desa wisata ini melibatkan 20 desa yang diwakili oleh masing-masing kepala desa dan seorang pegiat wisata budaya dari setiap desa dengan memperhatikan protokoler kesehatan yang ketat.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Flores Timur, Petrus Pameng Liku mengatakan pihaknya menggandeng dua narasumber dalam kegiatan itu yakni, I Nengah Moneng, penggagas dan pelopor berdirinya Desa Wisata Panglipuran Bali dan Alfonsa Horeng, praktisi pariwisata sekaligus pendiri dan pemilik sentra industri lokal Lepo Herun Sikka
"Kita menggunakan DAK non fisik Tahun 2021 untuk kegiatan ini. Walaupun, dana yang dialokasikan belum mampu mengakomodasi semua program dan kegiatan pembangunan kepariwisataan di seluruh Flores Timur," ujarnya kepada wartawan, Rabu 23 Juni 2021.
Baca juga: Gurita Flores Timur Tembus Eropa: Icad Kesulitan Penuhi Permintaan Pasar
Menurut dia, selain pendidikan dan kesehatan, pariwisata memang menjadi prioritas pembangunan.
Karena itu, pemerintah daerah Flotim ke depannya akan fokus memperhatikan sektor pariwisata melalui program atau kegiatan yang memebenahi destinasi-destinasi yang ada, di samping usaha mengembangkan dan melestarikan kebudayaan Flores Timur.
"Saya mengajak semua pihak yang terkait dalam industri pariwisata dan kebudayaan Flores Timur, untuk tetap bersemangat dan bekerja sama demi kemajuan pariwisata kita," katanya.
Manfaatkan Media Promosi
Baca juga: Kades Nelelamadike Flores Timur Usul Buka Jalan Baru ke Titik Relokasi Korban Bencana
Sementara itu, Bupati Flores Timur, Antonius H. Gege Hadjon melalui Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Flores Timur, Petrus Pedo Maran mengatakan pentingnya usaha bersama mempertahankan dan melestarikan wisata dan budaya di Flotim.