Hari Pertama Pendaftaran, Ratusan Siswa Padati Loket Pendaftaran SMKN 1 Waikabubak
Ratusan calon siswa siswi memadati loket pendaftaran SMKN 1 Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat
Penulis: Petrus Piter | Editor: Kanis Jehola
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter
POS-KUPANG.COM, WAIKABUBAK - Ratusan calon siswa siswi memadati loket pendaftaran SMKN 1 Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat, Senin (21/6/2021).
Kedatangan ratusan calon siswa baru tersebut untuk mengecek apakah namanya benar-benar sudah terdaftar mengingat mendaftar secara online.
Sedangkan sebagian lainnya datang untuk bertemu panitia agar membantu mendaftarkan siswa bersangkutan karena tidak memiliki handphone android.
Bahkan sebagian datang bersama orang tua untuk bertemu panitia penerimaan siswa siswi baru tahun ajaran 2021/2022 membantu mendaftarkan anaknya di sekolah itu.
Baca juga: Sistem Pembelajaran Dari Rumah, Guru SMKN 1 Waikabubak Siapkan Model Pembelajaran
Para siswa siswi tersebut terus memadati loket pendaftaran tak mempedulikan lagi penerapan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak dan lainnya meskipun panitia berulangkali mengingatkan para siswa siswi baru itu melalui pengeras suara.
Bagi mereka yang penting bisa mendaftar meski harus berdesakan.
Kepala SMKN 1 Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat, Bernadus Ngongo Naru, S.Pd ditemui POS-KUPANG.COM di ruang kerjanya, Senin (21/6/2021), mengatakan, pada tahun ajaran 2021/2022 ini, sekolah yang dipimpinnya menerima siswa siswi baru sebanyak 263 dari total 288 siswa siswi baru untuk 8 rombongan belajar.
Sedangkan 25 kursi lainnya teruntuk siswa siswi tahan kelas dan afirmasi atau total 288 siswa siswi baru tahun ajaran 2021/2022.
Baca juga: SMKN 1 Waikabubak, Sumba Barat Terima 7 Rombel Dan Berlakukan Belajar Dari Rumah
Menurutnya, pelaksanaan pendaftaran berlangsung secara online tanggal 21-24 Juni 2021.
Namun demikian, dapat memahami calon siswa-siswi baru memadati loket pendaftaran semenjak pagi hari pada hari pertama pendaftaran ini karena mengaku tidak memiliki handphone android sehingga tidak bisa mendapat mendaftar secara online. Para siswa datang meminta panitia mendaftarkannya.
Karena itu pihaknya telah meminta panitia selalu memperhatikan protokol kesehatan pada kegiatan pendaftaran siswa siswi baru tersebut.
Seperti disaksikan POS-KUPANG.COM, Senin (21/6/2021), secara umum proses pendaftaran siswa siswi baru berjalan aman dan lancar. Meski demikian, masih nampak siswa siswi berkerumun di loket pendaftaran dengan mengesampingkan penerapan protokol kesehatan.
Padahal panitia penerimaan siswa siswi baru selalu mengingatkan siswa agar tidak berdesakan dan berkerumun melalui pengeras suara. Nampak calon siswa siswi baru tak mempedulikannya. (*)
Berita SMKN 1 Waikabubak Lainnya