SMKN 1 Waikabubak, Sumba Barat Terima 7 Rombel Dan Berlakukan Belajar Dari Rumah
SMKN 1 Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat pada tahun ajaran baru 2020-2021, menerima 252 siswa siswi baru
Penulis: Petrus Piter | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | WAIKABUBAK - Kepala SMKN 1 Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat, Bernardus Ngongo Naru, S.Pd, MPKim, mengatakan pada tahun ajaran baru 2020-2021, menerima 252 siswa siswi baru untuk 7 rombongan belajar (Rombel). Satu rombongan belajar terdapat 36 siswa siswi baru.
Namun mengingat saat ini masih terjadi pandemi corona dan Sumba Barat masuk zona merah karena lima warganya positip corona maka pihaknya mengikuti arahan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, S.H sebagaimana disampaikan Bupati Sumba Barat, Drs.Agustinus Niga Dapawole yang mendatangi sekolahnya, Rabu (25/7/2020) yakni memberlakukan anak-anak belajar dari rumah. Model pembelajaran terlaksana secara online juga off line.
• 74 PPL Ikut Bimtek Pengawasn Coklit
Demikian disampaikan Kepala SMKN I Kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat, Bernardus Ngongo Naru, S.Pd MPKim di ruang kerjanya, Kamis (16/7/2020).
Menurutnya, minat anak-anak belajar di SMKN I kota Waikabubak sangat tinggi namun karena keterbatasan ruang belajar maka hanya mendapat 7 rombel sesuai ruangan yang tersedia. Penentuan jumlah penerimaan siswa siswi baru itu sesuai keputusan pemerintah propinsi NTT. Pihaknya hanya melaksanakan saja.
• Bupati Niga Minta Bawaslu Jangan Takut Tindak ASN Terlibat Pilkada
Lebih lanjut, ia menjelaskan, dalam waktu dekat ini akan melaksanakan pelatihan guru mempersiapkan model pembelajaran di rumah yang cocok atau sesuai untuk diaplikasikannya. Dan setiap bulan akan melakukan evaluasi untuk memperbaiki atau mengganti model baru yang cocok.
Pada prinsipnya para guru siap melaksanakannya. Sampai kapan pembelajaran di rumah berhenti dan kembali aktif KBM di sekolah sepenuhnya menunggu keputusan pemerintah Provinsi NTT. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)