Breaking News:

Antisipasi Virus Corona Varian Delta, Pemda TTS wajibkan Pelaku Perjalanan Swab PCR

agar tetap menaati protokol kesehatan. Karena walaupun sudah menerima vaksin orang

Penulis: Dion Kota | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Kadis Kesehatan Kabupaten TTS, dr. Eirene Atte 

Antisipasi Virus Corona Varian Delta, Pemda TTS wajibkan Pelaku Perjalanan Swab PCR

Laporan Reporter Pos-Kupang. Com, Dion Kota

POS-KUPANG.COM | SOE -- Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTS, dr. Irene Atte mengatakan untuk mengantisipasi masuknya virus Corona varian delta, Pemda TTS akan memberlakukan wajib isolasi mandiri dan swab PCR bagi pelaku perjalanan yang masuk kabupaten TTS.

Senin mendatang, surat himbauan bupati terkait hal tersebut akan dikeluarkan.

"Kita sudah berkoordinasi dengan Pak Bupati terkait upaya pencegahan masuknya virus Corona varian delta ke kabupaten TTS. Senin mendatang surat imbauan pak bupati sudah keluar," ungkap Irene kepada POS-KUPANG.COM, Sabtu 19 Juni 2021.

Bagi masyarakat yang sudah menerima vaksin, Irene menghimbau agar tetap menaati protokol kesehatan. Karena walaupun sudah menerima vaksin orang tersebut masih tetap bisa terinfeksi virus Corona.

Baca juga: Berbuat Cabul, Warga Boti - Kabupaten TTS Simeon Linokas Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

"Protokol kesehatan harus tetap dilakukan. Termaksud oleh orang yang sudah divaksin jadi walau sudah divaksin wajib tetap taati protokol kesehatan," imbaunya.

Saat ini pemda TTS sedang melakukan vaksinasi Covid 19 untuk kelompok masyarakat umum. Irene mengajak masyarakat yang memenuhi syarat untuk memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan vaksin Covid-19.

"Ayo ke fasilitas yang sudah kita siapkan untuk mendownload vaksin Covid 19. Manfaatkan kesempatan yang ada," ajaknya.

Terpisah, Anggota DPRD TTS, Yudit Selan mendorong pemda TTS untuk mengantisipasi masuknya virus Corona varian delta.

Baca juga: Ada Apa? Bupati Tahun Belum Lantik Apris Manafe Sebagai Kadis Dukcapil Kabupaten TTS

Berdasarkan informasi yang ia dapat dari pemberitaan di media, selain memiliki kemapuan penularan yang sangat cepat, varian ini juga bisa menyebabkan kematian.

"Pemda TTS harus bergerak mengantansipasi masuknya virus Corona varian Delta. Mengingat kemampuan penularannya yang sangat cepat," pintanya. (*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved