Breaking News:

Ada Apa? Bupati Tahun Belum Lantik Apris Manafe Sebagai Kadis Dukcapil Kabupaten TTS

Padahal, salinan putusan SK pengangkatan Kadis Dukcapil juga disampaikan kepada Bupati TTS.

Penulis: Dion Kota | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/ISTIMEWA
Suasana rapat  klarifikasi yang digelar Komisi 1 DPRD TTS bersama Sekertaris BKPP Kabupaten TTS, Wilgo Nenometa 

Ada Apa? Bupati Tahun Belum Lantik Apris Manafe Sebagai Kadis Dukcapil Kabupaten TTS

POS-KUPANG.COM | SOE -- SK pengangkatan Apris Adrianus Manafe sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadis Dukcapil) Kabupaten TTS telah diterbitkan oleh Kementerian Dalam Negeri RI sejak 26 April lalu yang ditandatangani oleh Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian.

Sampai saat ini, Bupati TTS, Egusem Piether Tahun belum kunjung melakukan pelantikan terhadap Apris. 

Bupati Tahun yang dikonfirmasi terkait SK pengangkatan Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten TTS, dan kapan akan dilakukan pelantikan justru meminta awak media untuk melakukan konfirmasi ke Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) Kabupaten TTS. Padahal, salinan putusan SK pengangkatan Kadis Dukcapil juga disampaikan kepada Bupati TTS.

Baca juga: BREAKING NEWS: Ayah dan Anak di Kabupaten TTS Saling Bantu Habisi Nyawa Oktovianus

Untuk diketahui PLT Kadis Dukcapil Kabupaten TTS saat ini, Abner Tahun merupakan keluarga dekat Bupati Tahun.

Sekertaris BKPP Kabupaten TTS, Wilgo Nenometa dalam rapat klarifikasi bersama komisi 1 DPRD Kabupaten TTS, Rabu 16 Juni 2021 mengatakan, SK Pengangkatan Apris Manafe sebagai Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten TTS sudah ada sejak 30 April lalu. Pada tanggal 7 Mei, Bupati Tahun mengirimkan surat peninjauan kembali atas SK tersebut ke Kementerian Dalam Negeri. 

Pasalnya hasil Pansel yang diusulkan ke Kemendagri disebut Wilgo berbeda dengan SK pengangkatan yang ditandatangani Tito Karnavian tersebut.

Selain itu masih menurut Wilgo, dalam Permendagri Nomor 76 tahun 2015 tidak ada pasal yang mengatur soal wawancara ulang oleh pihak Kementerian, namun anehnya pada proses kali ini, tepatnya pada Maret lalu ada wawancara ulang yang dilakukan oleh pihak Kemendagri RI.

"Pak Bupati sudah kirim surat permintaan peninjauan kembali SK tersebut sejak 7 Mei lalu tapi hingga kini belum ada balasan dari pihak kementerian. Sehingga Bupati belum mengambil sikap terkait hal tersebut," jelas Wilgo.

Sementara itu Ketua Komisi 1, Uksam Selan mendorong Pemda TTS untuk segera menyelesaikan persoalan tersebut hingga tidak menimbulkan polemik dan tidak ada pihak yang digantung nasibnya.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved