Rektor Buka Rakor Perencanaan Program - Anggaran Undana di Besipae TTS

Rektor Buka Rakor Perencanaan Program - Anggaran Undana di Besipae TTS

Editor: Gordy Donofan
Istimewa
Rektor Prof. Fred Benu beserta jajaran pimpinan Undana foto bersama Asisten II Setda TTS, Yohanes Lakapu, S.H; Camat Amanuban Selatan, Yohanes Asbanu, S. Pt; Babinsa Danramil 05 Panite, Serda Suhardi; Kapolsek Kecamatan Panite, Ipda Markus Tameno, usai pembukaan Rakor di Besipae, Jumat, 18 Juni 2021. 

"Atas nama Pemda, saya menyampaikan terima kasih kepada Undana atas terselenggaranya Rakor ini, sekaligus Pemda juga menyampaikan apresiasi atas berbagai kontribusi Undana dalam pendidikan, pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat NTT, umumnya, khususnya TTS," ungkapnya.

Pada kesempatan itu, pihaknya juga menjelaskan sejumlah kebijakan Pemda TTS, di antaranya terkait keberhasilan menangani stunting, pembangunan infrastruktur dan pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Mantan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan TTS, ini menyebutkan, untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat, pemerintah tidak bisa jalan sendiri. Karena itu, perlu sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan (stakeholders), termasuk perguruan tinggi (PT), dalam hal ini Undana.

Baca juga: Kampus Undana Siapkan Kuota Sebanyak 6.520 Orang Bagi Calon Mahasiswa Tahun 2021

Pemda TTS, ungkap dia, berharap agar kerja sama yang sudah terjalin antara Undana-Pemda TTS, tidak sebatas pada peningkatan SDM di bidang akuntansi saja.

"Kami berharap, kerja sama antara Pemda TTS- Undana tak sebatas pada pengembangan SDM ASN di bidang akuntansi, tetapi perlu peningkatan SDM pada bidang lainnya sesuai karakteristik wilayah TTS," harap Asisten II TTS ini sembari menambahkan, kerja sama tidak hanya pada Strata I (S-1) Akuntansi, tetapi S-1 ilmu kedokteran, maupun program lainnya pada jenjang S-2 dan S-3.

"Terima kasih dan penghargaan tinggi atas kerja sama Undana-Pemda TTS. Kiranya kerja sama ini dapat terus terjalin demi kemajuan daerah ini," pungkasnya.

Rektor Prof. Fred Benu ketika membuka Rakor tersebut menyampaikan terima kasih atas kehadiran Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekda TTS, Yohanes Lakapu, S.H yang mewakili Pemda TTS, Camat Amanuban Selatan, Yohanes Asbanu, S. Pt; Babinsa Danramil 05 Panite,Serda Suhardi; Kapolsek Kecamatan Panite, Ipda Markus Tameno dan sejumlah alumni Undana lingkup Pemda TTS.

Kehadiran sejumlah pejabat Pemda TTS kata rektor menunjukkan bahwa Undana tidak sendiri dalam melakukan pengabdian kepada masyrakat.

Baca juga: Admin Web Unit Miliki Peran Penting untuk Tingkatkan Ranking Undana

Rektor menyebut, Undana menggelar Rakor di Besipae menunjukkan bahwa Undana bukan menara gading, tetapi menjadi bagian dari masyrakat NTT, khususnya masyarakat Besipae, TTS.

Undana tidak berdiri sebagai menara gading, tetapi harus hadir di tengah masyarakat untuk memberi kontribusi dan ikut memecahkan persoalan di tengah masyarakat,” ungkap Rektor Prof. Fred.

Ia menyebut, Pusat Pengembangan Pertanian Lahan Kering Terpadu kawasan Besipae sudah ada sejak tahun 1986 dan aktivitas dilakukan bersama dengan Pemprov NTT dan Pemda TTS. Namun, pada tahun1998, Undana cenderung mengurangi aktivitas di lahan sekitar 3.000 hektar tersebut.

Padahal, sambung rektor, lahan tersebut sudah diserahkan masyarakat kepada Pemprov NTT dan Undana untuk pengembangan ekonomi kemasyarakatan di Besipae bahkan di NTT.

Di era kepemimpinan Gubernur Victor Bungtilu Laiskodat, ungkap Rektor Undana, Pemprov NTT berkeinginan untuk kembali memanfaatkan lahan Besipae untuk memaslahatkan masyarakat NTT.

Baca juga: Mahasiswa Undana Kupang Ikut Pembekalan KKN 2021 Secara Daring

“Kami menggelar Rakor di sini supaya publik tahu bahwa kami memfungsikan lahan di Besipae,” ujarnya.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved