Kejari TTU dan BPBD Gelar Simulasi Pemadaman Kebakaran Gedung
Kejaksaan Negeri Timor Tengah Utara menggelar kegiatan simulasi pemadaman kebakaran gedung. Kegiatan simulasi pemadaman kebakaran tersebut terla
Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Ferry Ndoen
Kejari TTU dan BPBD Gelar Simulasi Pemadaman Kebakaran Gedung
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon
POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU- Kejaksaan Negeri Timor Tengah Utara menggelar kegiatan simulasi pemadaman kebakaran gedung. Kegiatan simulasi pemadaman kebakaran tersebut terlaksana berkat kerja sama Kejari TTU dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten TTU
Kepada POS-KUPANG.COM, Jumat, 18/06/2021, Kajari TTU, Robert Jimmi Lambila, S. H., M. H., saat diwawancarai menjelaskan, pihaknya membangun kerja sama dengan BPBD Kabupaten TTU untuk menyelenggarakan kegiatan ini.
Hal ini sebagai bagian dari transfer informasi dan pengetahuan seputar mekanisme pencegahan dan perlindungan diri dari bencana kebakaran.
Robert menilai hal ini sangat penting untuk dilaksanakan. Pasalnya, bencana yang datang tidak dapat diduga. Dengan demikian sosialisasi dan simulasi mitigasi bencana perlu dilakukan demi mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Yosefina Lake mengatakan, pihaknya diminta oleh Kejari TTU untuk melakukan simulasi pemadaman kebakaran gedung Kejari TTU.
Baca juga: Tim Mutiara Hitam Persipura Pilih Homes Base Latih Tetap di Malang Menunggu Informasi AFC 2021
Menurutnya, kegiatan ini terlaksana berkat inisiasi dari Kajari TTU. BPBD TTU mensuport secara teknis terealisasinya kegiatan tersebut.
Yosefina menyampaikan, ada beberapa tahapan simulasi pemadaman kebakaran gedung dan upaya penyelamatan terhadap para petugas yang berada di dalam gedung.
Baca juga: 30 Pekerja Proyek Kampus Unhan di Belu Positif Hasil Swab Antigen
BPBD Timor Tengah Utara, lanjutnya, selalu siap 24 jam setiap hari untuk memberikan pelayanan kepada semua pihak.
"Pelatihan simulasi diberikan kepada semua instansi dan masyarakat," tukasnya. (CR5)
