Breaking News:

Wabup Kabupaten Kupang Ingatkan Kepala BP4D dan Kadinkes Evaluasi Program Stunting

pencegahan stunting ini merupakan pertama kalinya dilaksanakan untuk mengetahui kemajuan dari program

Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/ISTIMEWA
Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe (tengah) 

Wabup Kabupaten Kupang Ingatkan Kepala BP4D dan Kadinkes Evaluasi Program Stunting

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe mengingatkan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) dan Kepala Dinas Kesehatan untuk rutin mengevaluasi program pencegahan stunting yang selama ini terus dijalankan.

"Saya harapkan kepala BP4D dan Dinkes melakukan evaluasi maksimal 2 bulan sekali untuk melihat apakah program ini berjalan atau tidak. Apa masalahnya, bagaimana penanganannya dan apa hasilnya," kata Wabup Jerry saat membuka kegiatan Monitoring dan Evaluasi program pencegahan stunting di Kabupaten Kupang tahun 2021, Selasa 15 Juni 2021.

Dijelaskannya, evaluasi kegiatan semester Dompet Dhuafa dalam penanganan dan pencegahan stunting ini merupakan pertama kalinya dilaksanakan untuk mengetahui kemajuan dari program kegiatan yang telah dilakukan Januari 2021.

"Hari ini kita lakukan pencegahan dan evaluasi stunting , data harus akurat agar kita bisa bekerja dengan maksimal," tegasnya.

Dengan adanya pandemi Covid-19, menurutnya, kegiatan semiloka ini tidak bisa dilakukan di tahun 2020 dan melalui Dompet Dhuafa kegiatan ini bisa dilakukan pada Januari 2021.

Dikegiatan semiloka tahun 2019 telah ditentukan 4 kecamatan yaitu Kupang Tengah, Kupang Timur, Amarasi Selatan dan Fatuleu, juga 3 kelurahan yaitu kelurahan Naibonat , Sonraen , Tarus dan 3 desa yaitu desa Mata Air , Silu dan Noelbaki.

Baca juga: Hadiri Pembangunan Kembali Gereja, Wabup Kupang Minta Umat Tetap Syukuri 

Wilayah tersebut, sambung Wabup Jerry, merupakan wilayah yang cukup makmur dari ketahanan ekonomi dan sebagai tolak ukur sekaligus barometer dari porgam ini, yang diharapkan bisa memberi contoh bagi Kabupaten/Kota di NTT.

Ia pun mengungkapkan saat menggelar pembicaraan dengan Tim Ahli Setwapres RI diruang kerjanya, Ketua Pokja Stunting kab. Kupang ini menegaskan akan bekerja semaksimal mungkin guna mendukung program ini. 

Baginya kegiatan ini juga bertujuan untuk melihat kemajuan dari kegiatan yang telah dilakukan serta permasalahan dalam penanganan dan pencegahan stunting pada lokasi intervensi di 4 kecamatan berupa intervensi gizi spesifik dan gizi sensitif.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved