Breaking News:

Kapolres Sumba Barat Siap Lakukan Tes DNA Terkait Kasus Ibu Buang Bayi 

AH sesaat setelah melahirkan di pelataran Puskesmas Weekarou, Desa Loda Pare, Kecamatan Loli, Sumba Barat

Penulis: Petrus Piter | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/PETRUS PITER
Kapolres Sumba Barat, AKBP  FX Irwan Arianto, A.I.K, M.M menggelar siaran pers terkait  penangkapan AH selaku pembuang bayi  di ruang lobi Polres Sumba Barat, 16 Juni 2021  

Kapolres Sumba Barat Siap Lakukan Tes DNA Terkait Kasus Ibu Buang Bayi 

POS-KUPANG.COM|WAIKABUBAK--Kapolres Sumba Barat, AKBP FX Irwan Arianto, S.I.K, M.H mengatakan, pihaknya siap  melakukan tes deoxyribonucleic acid (DNA) guna memastikan ayah bilogis bayi malang yang dibuang  AH sesaat setelah melahirkan di pelataran Puskesmas Weekarou, Desa Loda Pare, Kecamatan Loli, Sumba Barat, Jumat 8 Juni 2021.

Demikian disampaikan Kapolres Sumba Barat, AKBP FX Irwan Arianto, S.I.K,M.H yang dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Rabu 16 Juni 2021.

Menurutnya, sampai saat ini, penyidik Polres Sumba Barat telah memeriksa 13 saksi termasuk saksi yang menghamili korban. Pihaknya penyidilk terus bekerja keras merampungkan berkas kasus tersebut secepatnya sehingga bisa disidangkan di pengadilan.

Baca juga: Bupati Kabupaten Sumba Barat Sambut Kedatangan Menteri PPN/Bappenas

Menjawab pertanyaan apakah penyidik telah menahan oknum pria yang diduga menghamili korban hingga melahirkan bayi itu, ia mengatakan, sudah melakukan  pemeriksaan  dengan status sebagai saksi.

Sebelumnya diberitkan, Kapolres  Sumba Barat, AKBP FX Irwan Arianto, S.I.K , M.H mengatakan,  tim satreskrim Polres Sumba Barat telah membekuk pelaku pembuang bayi yakni AH (32) warga perumahan BTN, Kelurahan Loda Pare, Kecamatan Loli, Sumba Barat, Kamis 10 Juni 2021 atau dua hari setelah peristiwa pembuangan bayi terjadi, Selasa 8 Juni 2021.

Pada saat itu, pelaku AH setelah melahirkan disalah satu pelataran Puskesmas Weekarou di Kelurahan Loda Pare, Kecamatan Loli, Sumba Barat, lalu meletakan bayinya di sekitar gedung serba guna Weekarou, sekitar 200 meter ke arah timur dari Puskesmas Weekarou dengan menutup badan bayi menggunakan daun jati.

Bayi itu ditemukan dua warga yang melintas, Rabu 8 Juni 2021 pukul 6.30 wita dan seterusnya membawa bayi itu ke puskesmas Weekarou untuk mendapatkan perawatan. Kini bayi berjenis kelamin perempuan dititipkan Polres Sumba Barat  dirawat di RSUD Waikabubak, Sumba Barat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved