Breaking News:

Dukung Pelayanan Moderen Pelindo III Bakal Ubah Wajah Pelabuhan Tenau Kupang

Mendukung Pelayanan Moderen PT Pelindo III Bakal Ubah Wajah Pelabuhan Tenau Kupang

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
GM Pelindo III Agus Nazar(tengah), Kepala KSOP Pelabuhan Laut Tenau Kupang Sandi Fartika (kiri) dan pedagang (kanan). 

Dukung Pelayanan Moderen Pelindo III Bakal Ubah Wajah Pelabuhan Tenau Kupang

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pelabuhan Laut Tenau Kupang bakal di tatah dengan konsep moderen mendukung proeses pelayanan di tempat tersebut sekaligus membendung praktek premanisme dan pungutan liar di pelabuhan utama di Kota Kupang.

General Manager Pelindo III Pelabuhan laut Tenau Kupang, Agus Nazar mengatakan rencana ini berdasarkan permintaan dari gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat agar pelabuhan tersebut dapat menjadi daya tarik tersendiri selain sebagai tempat penyebrangan bagi penumpang.

Menurutnya, rencana tersebut juga telah digaungkan sejak beberapa tahun terakhir namun karena adanya pandemi Covid-19 hal tersebut tidak bisa dikerjakan sehingga baru dimulai prosesnya pada pertengahan tahun ini.

Baca juga: KPP Pratama Kupang Lakukan Penyuluhan Pajak bagi Pengusaha Peternak Sapi dan Kerbau

Baca juga: Kapolda NTT Beri Sanksi Tegas Terhadap Pelaku Pungli

" Kios-kios juga di tertibkan sehingga di benahi dan karena di kios ini juga ada potensi premanisme dan pungli. Kios selama ini tidak ada alas hak dengan Pelindo terkait dengan pembayaran dan kita bisa katakan ini ilegal," katanya GM Pelindo III Agus Nazar, Selasa 15 Juni 2021.

Dia menyebut pedagang yang kiosnya dibongkar, akan diakomodir oleh pihaknya untuk menempati lokasi baru yang akan disiapkan oleh Pelindo III. Sementara untuk lokasi eks kios pedagang ini akan dijadikan sebagai tempat penataan dari pelabuhan agar bisa menjadi bagian dari objek wisata di pelabuhan.

Sandi Farikta kepala KSOP Pelabuhan Laut Tenau Kupang dalam kesempatan tersebut mengaku, selain pedagang, pihaknya juga menertibkan parkir liar di pelabuhan yang dinilainya akan menambah kesemrawutan bila tidak dibenahi.

Baca juga: Luncurkan Travel Pattern 30 Desa Tematik Khas NTT, BPOLBF Ingin Wisatawan Nikmati Kearifan Lokal

Baca juga: Polisi Segera Reka Ulang Kasus Pembunuhan di Rote Ndao

"Membuat pelabuhan Tenau ini menjadi besar, melaksanakan tertibkan kendaran dengan tempat yang seharusnya," ucapnya.

Pedagang, kata Farikta, akan tetap menjadi perhatian utama dari pihaknya untuk proses relokasi ke tempat yang disiapkan. Hal tersebut untuk tetap menjaga perekonomian warga yang selama ini bergantung pada hasil jualan di kawasan pelabuhan ini.

Konsep jualan secara tradisional, menurutnya juga menjadi dorongan Uta dari pihak Pelabuhan Tenau Kupang.

Diungkapkannya, proses relokasi ini juga tidak adanya penolakan dari pedagang. Pedagang dan pihak pelabuhan sepakat secara damai untuk melakukan relokasi dengan tidak adanya paksaan, apalagi intimidasi.

Sementara itu, salah satu pedagang yang hadir dilokasi tersebut mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih atas inisiatif dari pihak pelabuhan Tenau Kupang.

"Kami bersyukur dan terima kasih, karena telah memberikan jalan keluar dan kami mendukung sehingga kedepan bisa diperhatikan tidak sekedar janji," kata pedagang itu.

Meski merugi akibat proses bongkar kios ini, pedagang mengaku sangat mendukung sehingga ia bersama pedagang lainnya pun tetap merelakan kiosnya dibongkar. (Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved