Breaking News:

Habib Rizieq Shihab Ngotot, Sebut Dakwaan JPU Tak Terbukti, Minta Majelis Hakim Jatuhkan Vonis Bebas

Habib Rizieq Shihab, terdakwa kasus kerumunan di Petamburan, membacakan sendiri pleidoinya dalam sidang lanjutan kasus tersebut di PN Jakarta Timur.

Editor: Frans Krowin
TRIBUNNEWS/HERUDIN
TRIBUNNEWS/HERUDIN Habib Rizieq Shihab minta majelis hakim menjatuhkan vonis bebas atas dirinya saat sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis 10 Juni 2021. 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Habib Rizieq Shihab, terdakwa kasus kerumunan di Petamburan, membacakan sendiri pleidoinya dalam sidang lanjutan kasus tersebut di PN Jakarta Timur.

Dalam nota pembelaannya, Habib Rizieq Shihab membantah tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara dugaan tindak pidana pemberitahuan bohong tes swab RS UMMI Bogor.

Rizieq Shihab menyatakan bahwa ketiga dakwaan yang disangkakan padanya tidak terbukti, sehingga Majelis Hakim diminta menjatuhkan vonis bebas padanya.

"Ayat ini dengan jelas menggunakan kata menyiarkan, bukan menyatakan. Sehingga terdakwa tidak memenuhi unsur menyiarkan dalam ayat ini, karena terdakwa tidak pernah melakukan penyiaran," kata Rizieq di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis 10 Juni 2021.

Pernyataan dimaksud Rizieq Shihab, yakni saat dia menyebut dirinya dalam kondisi sehat ketika dirawat di RS UMMI Bogor pada November 2020 lalu, menurut Rizieq pernyataannya bukan kebohongan.

Meski hasil tes swab PCR-nya menyatakan terkonfirmasi Covid-19 dia tidak menyebut dirinya negatif Covid-19, hanya dalam keadaan sehat berdasarkan kondisi fisik dirasakan saat dirawat.

Pernyataan tersebut juga tidak disiarkan, hanya disampaikan kepada pihak keluarga dan tim dokter RS UMMI Bogor yang menanyakan bagaimana kondisi fisiknya setelah menjalani rawat inap.

"Sementara saat itu belum ada hasil tes swab PCR yang menyatakan bahwa terdakwa positif Covid-19, sehingga terdakwa tidak memenuhi unsur menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong dalam ayat ini," ujarnya.

Rizieq Shihab saat membacakan pleidoi atau pembelaan atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (10/6/2021).
Rizieq Shihab saat membacakan pleidoi atau pembelaan atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (10/6/2021). (TribunJakarta/Bima Putra)

Rizieq juga membantah pasal 14 ayat 1 UU Nomor 4 tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menukar yang disangkakan JPU terhadapnya pada dakwaan kedua perkara tes swab RS UMMI Bogor.

Dikatakannya, unsur pasal sengaja menghalangi pelaksanaan penanggulangan wabah dengan ancaman hukuman maksimal satu tahun penjara, tidak terbukti.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved