Serangan Belalang, Hasil Panen Padi Warga Rindi Menurun
Produksi padi di Desa Lai Lanjang, Kecamatan Rindi, Kabupaten Sumba Timur menurun akibat serangan hama belalang
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | WAINGAPU -- Produksi padi di Desa Lai Lanjang, Kecamatan Rindi, Kabupaten Sumba Timur menurun akibat serangan hama belalang. Selain padi, produksi jagung juga mengalami penurunan.
Hal ini dialami oleh Kanyali Ay salah satu petani di Desa Lai Lanjang.
Ditemui di kediamannya, Sabtu 5 Juni 2021, Kanyali mengatakan, mereka mengalami gagal panen karena serangan belalang.
"Produksi padi sempat mengalami penurunan sejak tahun lalu. Kalau tahun ini, kami juga alami penurunan produksi padi," kata Kanyali.
Baca juga: Suzuki Fiesta kembali Digelar di Daratan Flores dan Timor
Baca juga: Wabup Malaka Tepis Tebang Pilih 12 Kades Embat Dana Desa Jaksa Kasih Deadline 60 Hari
Dijelaskan, pada tahun lalu dirinya memanen padi 15 karung sedangkan tahun ini hanya mendapatkan panen hanya tiga karung padi.
Ditanyai kapan belalang itu muncul di Lai Lanjang, ia mengakui sejak April 2021 ,bahkan terjadi hingga sekarang.
Sedangkan upaya pengendalian agar belalang yang ada tidak merusak atau memakan habis sayuran yang ada, Kanyali mengakui, karena mereka kewalahan dengan kondisi belalang yang ada,maka dirinya sempat menyemprot dengan pestisida agar tidak menyerang habis sayuran yang ada.
Baca juga: Road to EURO: Pentas Terakhir Para Bintang
Baca juga: Agar Bisa Kelola Fatumnasi, Pemda TTS Ajukan Kerja Sama Dengan Dinas Kehutanan
"Saya semprot obat di daun kacang dan sayur sehingga belalang tidak bisa makan daunnya. Kalau tidak buat seperti itu,maka sayuran yang ada ini habis dimakan oleh belalang," katanya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/serangan-belalang-hasil-panen-padi-warga-rindi-menurun.jpg)