Senin, 4 Mei 2026

Masalah Mata Air Bonleu, Bupati TTS Minta Wartawan Konfirmasi Asisten II dan Direktur PDAM Soe

Masalah Mata Air Bonleu, Bupati TTS Minta Wartawan Konfirmasi Asisten II dan Direktur PDAM Soe TTS, Egusem Piter Tahun yang dikonfirmasi terkait apak

Tayang:
Penulis: Dion Kota | Editor: Ferry Ndoen
PK/Dion Kota
Nampak air keluar dari pipa pembuangan milik PDAM Soe pasca dibuka masyarakat Bonleu 

Masalah Mata Air Bonleu, Bupati TTS Minta Wartawan Konfirmasi Asisten II dan Direktur PDAM Soe

Laporan Reporter Pos-Kupang.Com, Dion Kota

POS-KUPANG.COM | SOE - Bupati TTS, Egusem Piter Tahun yang dikonfirmasi terkait apakah Laporan polisi terkait dugaan pengrusakan jaringan pipa Bonleu akan dicabut?

Dimintai komentarnya terkait hasil rapat klarifikasi dengan komisi II DPRD TTS dimana pada Kamis mendatang direncanakan DPRD dan Pemda TTS akan turun bersama ke Desa Bonleu guna membangun dialog untuk menyelesaikan persoalan penutupan mata air Bonleu dan apakah dirinya akan menghadiri pertemuan tersebut hanya menjawab singkat, Cek di Direktur PDAM atau di Assiten II.

" Cek di Dir. PDAM atau Asisten II ," Tulisnya singkat dalam pesan WhatsApp yang diterima POS-KUPANG.COM, Selasa 1 Juni 2021.
Sementara itu, Direktur PDAM, Lily Hayer sendiri memilih enggan berkomentar terkait perintah wakil bupati TTS, Jhony Army Konay untuk mencabut laporan polisi jika tidak akan dicopot dari jabatannya.

Jawaban serupa juga diberikan Asisten II Setda TTS, Edison Sipa. Dirinya enggan berkomentar karena belum mendapatkan petunjuk dari Bupati dan tidak tahu apa-apa terkait persoalan Bonleu.

Ditanya apakah pemda TTS akan hadir pada pertemuan kamis mendatang, Sipa juga belum bisa memberikan jawaban.

" Saya no coment, belum ada petunjuk dari Bupati. Saya tidak tahu apa-apa soal Bonleu," ujarnya melalui panggil telepon.
Berbeda dengan Bupati TTS, Egusem Piether Tahun yang seakan bungkam, Wakil Bupati TTS, Jhony Army Konay justru bersuara lantang. Dirinya dengan tegas memerintahkan direktur PDAM Soe, Lilyy Hayer untuk segera mencabut laporan polisi. Jika tidak, Lily akan dicopot dari jabatannya.

Dirinya juga mengatakan, untuk menyelesaikan persoalan Bonleu harus mengedepankan pendekatan humanis dengan berdialog. Oleh sebab itu, dirinya telah bersepakat dengan komisi II DPRD TTS untuk mengadakan pertemuan bersama dengan masyarakat Bonleu pada Kamis mendatang.

Pernyataan tegas Wakil Bupati TTS, Jhony Army Konay mendapatkan apresiasi dari Ketua Araksi, Alfred Baun dan Ketua DPC Pospera Kabupaten TTS, Yerem Fallo.

" Saya kira langkah yang diambil Pak wakil Bupati adalah langkah yang paling bijak sebagai seorang pemimpin. Menyelesaikan persoalan Bonleu tidak bisa dengan dibawa ke jalur hukum. Pendekatan humas dengan mengedepankan dialog seharusnya diutamakan pemerintah. Kita apresiasi langsung pak wakil yang memerintah direktur PDAM Soe mencabut laporan polisi dan mengutamakan dialog," ungkap Ketua Araksi Alfred Baun.

Hal senada juga diutarakan Yerem Fallo. Menurutnya sejak awal seharusnya pemerintah melakukan pendekatan humanis dengan mengedepankan dialog bukan justru mempolisikan masyarakat.

Nampak air keluar dari pipa pembuangan milik PDAM Soe pasca dibuka masyarakat Bonleu
Nampak air keluar dari pipa pembuangan milik PDAM Soe pasca dibuka masyarakat Bonleu (PK/Dion Kota)

Penutupan sumber mata air Bonleu sebenarnya merupakan ekspresi dari kekecewaan masyarakat Bonleu atas janji-janji manis pemda TTS yang tak kunjung ditepati pemerintah sejak tahun 1996. Sebagai orang tua, pemerintah seharusnya tidak mempolisikan anaknya  (masyarakat) hanya karena "merengek" menagih janji pemerintah daerah.

Dirinya mengingatkan pemda TTS akan tugas pemerintah yaitu menyelesaikan persoalan masyarakat dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

" Mana ada orang tua yang anaknya merengek menagih janji lalu mempolisikan anaknya. Ini baru terjadi di TTS. Saya kira, langkah yang diambil pak wakil bupati merupakan langkah yang paling tepat. Cabut laporan polisi lalu kedepankan dialog dengan masyarakat," ujarnya.

Direktur PDAM Soe, Lily Hayer
Direktur PDAM Soe, Lily Hayer (POS-KUPANG.COM/DION KOTA)
Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved