Breaking News:

Di Hadapan Anak Muda, Bupati Sunur Sampaikan Dukungan Adonara Menjadi Kabupaten

Di hadapan anak muda, Bupati Sunur sampaikan dukungan Adonara jadi kabupaten

Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/RICKO WAWO
Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur menyampaikan secara terang-terangan dukungannya supaya Adonara menjadi satu kabupaten tersendiri yang lepas dari Flores Timur. Hal ini dia sampaikan saat membuka acara deklarasi dan Musyawarah Besar (Mubes) I Anak Muda Adonara (AMA) Lembata di Aula Kantor Camat Nubatukan, Selasa (1/6/2021). 

Di hadapan anak muda, Bupati Sunur sampaikan dukungan Adonara menjadi kabupaten

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA-Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur menyampaikan secara terang-terangan dukungannya supaya Adonara menjadi satu kabupaten tersendiri yang lepas dari Flores Timur.

Hal ini dia sampaikan saat membuka acara deklarasi dan Musyawarah Besar (Mubes) I Anak Muda Adonara (AMA) Lembata di Aula Kantor Camat Nubatukan, Selasa (1/6/2021).

Selain berpesan supaya organisasi AMA Lembata tetap eksis berkarya membangun Lewotana, Bupati Sunur juga menyinggung perihal keterlibatan anak muda dalam 'memerdekakan' Adonara dari kabupaten induk Flores Timur.

Baca juga: Ledakan Virus Corona Malaysia Semakin Parah, Kasus Harian Covd-19 Negeri Jiran Tembus 13 Ribu

Baca juga: Kejari TTU Ajak Masyarakat dan Aparat Desa Cegah Penyalahgunaan Anggaran

"Kan kita bisa memerdekakan Adonara dari mana saja," kata Bupati Sunur yang juga digadang-gadang maju sebagai Anggota DPR RI pasca melepas jabatan sebagai bupati Lembata.

Mengutip kata-kata Soekarno, "beri aku 1000 orangtua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia," Bupati Sunur menyebutkan para pemuda Adonara yang ada di Lembata bisa berjuang dengan cara masing-masing supaya Adonara bisa menjadi kabupaten.

"Kita tinggal omong masyarakat mau merdeka saja. Saya bisa omong dengan orang-orang tua (di Adonara) di sana atau kita undang ke sini," pesannya.

Kepada wartawan usai membuka deklarasi, Bupati Sunur mengungkapkan wacana Adonara menjadi kabupaten merupakan perjuangan rakyat.

Baca juga: Sejak Januari Hingga Mei 2021 Polres Sumba Timur Tilang 68 Sepeda Motor

Baca juga: Pasien Covid-19 di TTS CumaTersisa Satu Orang

"Itu kan perjuangan rakyat, dan kita rasakan karena kita satu Lamaholot. Begitu kokohnya memperjuangkan bagaimana Adonara jadi kabupaten, sehingga anak-anak muda bisa bantu," ungkap bupati Lembata dua periode ini.

"Kalau tokoh politik yang bicara kan sangat politis. Tapi ini kan benar-benar dari anak-anak muda yang menginginkan Adonara bisa mengurus dirinya sendiri," tambahnya.

Katanya, Adonara memang sudah layak berdiri otonomi sebagai kabupaten. Tinggal sekarang bagaimana link ekonomi itu dibangun yang sudah mulai dibuka juga oleh Pemkab Kabupaten Lembata.
Dia mencontohkan jembatan Suramadu yang menghubungkan Kota Surabaya dan Madura dibangun supaya ada link ekonomi antara dua wilayah tersebut. Bukannya hendak menyatukan Madura jadi bagian dari Kota Surabaya. Sama halnya juga dengan Adonara yang bisa terhubung secara ekonomi dengan Lembata dan Flores Timur daratan meski kelak nanti Adonara berdiri otonomi. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved