Breaking News:

Kejari TTU Ajak Masyarakat dan Aparat Desa Cegah Penyalahgunaan Anggaran

Kejari TTU menggelar kegiatan penyuluhan penerangan hukum tingkat desa. Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah terjadinya peny

istimewa
Kasi Intel Kejari TTU dan para Aktivis Anti Korupsi saat memberikan penyuluhan kepada masyarakat, Jumat, 28/05/2021. 

Kejari TTU Ajak Masyarakat dan Aparat Desa Cegah Penyalahgunaan Anggaran

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU- Kejaksaan Negeri Timor Tengah Utara (Kejari TTU) menggelar kegiatan penyuluhan penerangan hukum tingkat desa. Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah terjadinya penyelewengan pengelolaan Dana Desa, di seluruh wilayah Kabupaten TTU.

Kegiatan penyuluhan Penerangan Hukum yang diselenggarakan di Desa Bakitolas, Kecamatan Naibenu Tersebut, Pihak Kejaksaan Negeri TTU bekerja sama dengan Lakmas Cendana Wangi  NTT dan Lembaga Anti Korupsi lainnya di Kabupaten TTU

Kegiatan yang dilaksanakan pada, Jumat 28/5/2021dengan mengusung tema “Peran Kejaksaan Negeri Timor Tengah Utara Dalam Menunjang Tata Kelola Pemerintahan Desa Yang Bersih Dari Korupsi, Kolusi Dan Nepotisme," tersebut sebagai langkah upaya pencegahan terhadap terjadinya penyimpangan dalam pengelolaan Dana Desa di Wilayah Kabupaten TTU.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kasi Intel Kejari TTU, Benfrid C Foeh, Kasi Datun Kejari TTU, Ary Iqbal Setio Nasution, Perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten TTU, Dami Kono, Direktur Lakmas NTT, Viktor Manbat, Welem Oki dan Ketua Garda TTU, Paulus Modok.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Para Kepala Desa, BPD dan Tokoh Masyarakat dari Masing-masing Desa di Kecamatan Naibenu.

Baca juga: Info Sport : Jelang Liga 1 2021 Arema FC Uji Coba Tiap Pekan, Singo Edan Tantang RANS Cilegon FC

Baca juga: Ditunjuk Jadi Pelatih Persebata Lembata, Mathias Bisinglasi Siap Berikan yang Terbaik

Kajari TTU, Roberth Jimmy Lambila, SH.,MH melalui Kasi Intel, Benfrid C. Foeh,SH kepada POS-KUPANG.COM, Rabu, 02/05/2021 mengatakan, pihaknya melakukan Kegiatan Penerangan Hukum di Tingkat Desa untuk mengajak seluruh masyarakat di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU)  bekerja sama dalam memerangi masalah Korupsi di Kabupaten TTU.

" Kasus Korupsi Penyimpangan Pengelolaan Dana Desa di Kabupaten TTU sangat signifikan sehingga Kejari TTU mulai melakukan upaya pencegahan dengan melakukan kegiatan Penerangan Hukum di tingkat Desa," ungkapnya

Menurut Benfrid, berdasarkan data yang dihimpun oleh Kejari TTU dari Tingkat Penyelidikan maupun Penyidikan terhadap beberapa kasus Korupsi Dana Desa di kabupaten TTU, sebagian besar tingkat penyelewengan kasus tersebut dilakukan secara sadar, tahu dan mau.

Selain itu, ada beberapa modus yang digunakan oleh Kepala Desa dalam melakukan penyelewengan terhadap pengelolaan dana Desa seperti Dana Desa yang digunakan untuk kepentingan pribadi.

Modus penyalahgunaan dana desa tersebut yakni dengan modus Pinjaman Pribadi, Pertanggungjawaban Fiktif, Pajak yang digunakan untuk kepentingan Pribadi, Proyek Fiktif, serta adanya Konspirasi Buruk antara Kepala Desa dan Pihak Terkait.

" Ini salah satu langkah preventif dalam mencegah terjadinya penyimpangan dalam pengelolaan Dana Desa. Jadi Kejari TTU tidak hanya melakukan penindakan tetapi upaya pencegahan juga diutamakan," tegasnya.

Kejari TTU, tutur Benfrid,  sangat mengharapkan adanya kerja sama yang baik antara dinas teknis bersama dengan Pemerintah Desa dan BPD dalam pengelolaan Dana Desa. (CR5)

Kasi Intel Kejari TTU dan para Aktivis Anti Korupsi saat memberikan penyuluhan kepada masyarakat, Jumat, 28/05/2021.
Kasi Intel Kejari TTU dan para Aktivis Anti Korupsi saat memberikan penyuluhan kepada masyarakat, Jumat, 28/05/2021. (istimewa)
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved