Breaking News:

Indahnya Air Terjun Hono di Kabupaten Kupang, Ini Pesan Camat Amabi Oefeto Timur

Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur ( Provinsi NTT) sangat kaya akan keindahan alam

Penulis: Edy Hayong | Editor: Kanis Jehola
Dok Camat Amabi Oefeto Timur
Pemandangan alam air terjun Hono yang ada di tapal batas Desa Seki, Kecamatan Amabi Oefeto Timur dan Dusun Sublele,Desa Silu Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang. 

POS-KUPANG.COM | KUPANG--Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur ( Provinsi NTT) sangat kaya akan keindahan alam. Salah satunya adalah objek wisata alam air terjun Hono yang ada di tapal batas Desa Seki, Kecamatan Amabi Oefeto Timur dan Dusun Sublele,Desa Silu Kecamatan Fatuleu.

Objek wisata alam ini sangat eksotik dan memantik para pengunjung mendatangi lokasi ini. Namun, pengelolaannya belum baik sehingga diharapkan BumDes kedua daerah itu bisa sama-sama membahas terkait pembenahannya.

Camat Amabi Oefeto Timur, Kabupaten Kupang, Maher Ora, S.SoS menyampaikan hal ini saat menghubungi Pos-Kupang dari Oelamasi, Selasa (1/6/2021).

Dijelaskan Maher, kekayaan alam yang dianugerahkan Tuhan kepada manusia hendaknya perlu dijaga kelestariannya.

Baca juga: OJK NTT: Penyaluran Kredit NTT Hingga April 2021 Tumbuh 1,93 Persen

Baca juga: Pantau Pasar di Kota Ruteng, Begini Kata Wabup Heri

Harus dijaga dan merawat demi kelangsungan hidup berbagai margasatwa yang ada di dalamnya.
Tidak boleh dirusak karena akan membawa bencana dimasa depan.

Hal inipun, kata Maher, perlu untuk keberadaan objek wisata alam air terjun Hono yang ada di tapal batas desa Seki Kecamatan Amabi Oefeto Timur dan Dusun Sublele, Desa Silu Kecamatan Fatuleu.

Kawasan ini masih asli dan menjadi daya tarik yang luar biasa bagi para pengunjung. Untuk itu, masyarakat kedua wilayah tersebut perlu melalui BumDes bekerjasama dalam pengelolaan sumber daya alam tersebut untuk meningkatkan pendapatan asli Desa.

"Akhir-akhir ini banyak masyarakat dari berbagai tempat berkunjung ke lokasi tersebut namun dukungan fasilitas penunjang berupa akses jalan masuk ke lokasi belum memadai," kata Maher.

Baca juga: Bupati Sumba Timur Minta Hidupkan Nilai Pancasila di Dunia Pendidikan

Baca juga: Buser Polres Sikka Ringkus 2 Pelaku Pengeroyokan Guide

Dirinya berharap perlu mendapat perhatian pemerintah Kabupaten Kupang khususnya dinas PUPR ,Dinas parawisata serta dinas teknis terkait untuk melakukan pembenahan demi mensukseskan program revolusi 5P khususnya bidang parawisata di Kabupaten Kupang.

"Diharapkan kepada masyarakat pengunjung perlu menjaga keamanan, kenyamanan dan kebersihan serta dilarang merusak lingkungan di lokasi tersebut," pinta Maher.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edy Hayong)

Berita Kabupaten Kupang

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved