Sabtu, 9 Mei 2026

Bupati Agas Harap Perhatian Serius Terkait SDM Kedokteran Hewan

Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur teken Nota Kesepahaman dengan Universitas Nusa Cendana Kupang, Provinsi NTT

Tayang:
Penulis: Robert Ropo | Editor: Kanis Jehola
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
Acara penandatangan Nota Kesepahaman 

POS-KUPANG.COM | BORONG----Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur teken Nota Kesepahaman dengan Universitas Nusa Cendana Kupang, Provinsi NTT.

Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur dan Universitas Nusa Cendana bersepakat melakukan kerja sama dalam bidang Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian pada Masyarakat serta Pengembangan Kelembagaan.

Penandatanganan Nota Kesepahaman itu dilakukan oleh Bupati Kabupaten Manggarai Timur, Agas Andreas, SH., M.Hum dan Rektor Universitas Nusa Cendana Kupang Prof. Ir. Fredrik L. Benu, M.Si.,Ph.D. Kegiatan ini berlangsung di Kupang, Selasa, 25 Mei 2021.

Baca juga: Umat Buddha di Belu Rayakan Waisak Secara Sederhana

Baca juga: Pesta Ultah Gubernur Jatim Berbuntut Panjang, Polisi Akan Panggil Khofifah hingga Emil Dardak

Hadir pada Acara tersebut, Wakil Rektor I Drh. Max Sanam, Wakil Rektor II Ir. Jalaludin, Wakil Rektor IV DR Wayan Mudita serta Direktur Pasca Sarjana Prof Tan Felix.

Berdasarkan rilis yang diberikan Kabag Prokopim Setda Manggarai Timur, Jefrin Haryanto, kepada POS-KUPANG.COM, Rabu 26 Mei 2021, Bupati Agas Andreas dalam kesempatan itu mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Manggarai Timur untuk beternak.

Demi terwujudnya program ini, selain  mendorong sejumlah ASN di Manggarai Timur agar bisa berternak hewan, Kata Bupati Agas, ASN bersangkutan juga bisa melanjutkan studi sarjana di bidang peternakan.

Baca juga: Program PWPM terus Lahirkan Bibit Agropreneur Milenial Sukses

Baca juga: Terima Kepala BPKP NTT, Wabup Jaghur: Kehadiran BPKP Membantu Pengelolaan Keuangan Daerah

"Ada beberapa jenis hewan yang sesungguhnya wajib dimiliki oleh setiap orang Manggarai  ternak  yaitu kerbau, sapi, kambing, babi, dan ayam,"kata Bupati Agas.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati  Agas, juga menyampaikan kondisi  kekurangan dokter hewan di Kabupaten Matim menjadi salah satu tantangan dalam mewujudkan program kabupaten ternak berbasis budaya ini.

"Semoga melalui kerja sama ini akan diberikan perhatian yang serius dalam pengembangan SDM di bidang kedokteran hewan,"kata Agas.

Rektor Undana, Prof. Ir. Fredrik L Benu, M.Si, Ph.D, mengatakan kehadiran Bupati Manggarai Timur mendorong kerja sama Undana di bidang pendidikan, pengajaran, penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat.

"Undana memiliki laboratorium lahan kering kepulauan, sehingga para ASN bisa belajar lebih jauh soal peternakan, pertanian, maupun perikanan,"papar Benu.

Benu mengatakan, setelah penandatanganan nota kesepahaman Undana akan melakukan sosialisasi ke seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) guna menjelaskan ketersediaan dan sejumlah keunggulan Prodi S1, program magister maupun doktoral di Undana. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)

Berita Kabupaten Manggarai Timur

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved