Breaking News:

PLN Operasikan Gardu Induk 70 kV di Borong

PT PLN telah merampungkan pembangunan dan pengoperasian perdana (energize) gardu induk (GI) bertegangan 70 kilo Volt (kV) Borong

Penulis: F Mariana Nuka | Editor: Kanis Jehola
ISTIMEWA
PLN telah merampungkan pembangunan dan pengoperasian perdana (energize) Gardu Induk (GI) bertegangan 70 kilo Volt (kV) Borong yang terletak di Desa Nangalabang, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, Selasa (25/5/2021). 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - PT PLN telah merampungkan pembangunan dan pengoperasian perdana (energize) gardu induk (GI) bertegangan 70 kilo Volt (kV) Borong yang terletak di Desa Nangalabang, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, Selasa (25/5).

Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara PLN, Syamsul Huda, menyebutkan bahwa pembangunan GI seluas 12.020 Meter persegi itu akan meningkatkan keandalan Sistem Kelistrikan Flores, terutama pada keandalan sistem distribusi dan kualitas tegangan pelayanan kepada pelanggan di Kabupaten Manggarai Timur

“Dengan kehadiran GI ini, pasokan listrik bagi masyarakat akan lebih stabil dan andal. Guna meningkatkan keandalan suplai listrik ke pelanggan dari Gardu Induk Borong, PLN juga membangun 117 menara jaringan transmisi yang terbentang dari GI Ruteng ke GI Borong,” kata Huda dalam rilisnya yang diterima POS-KUPANG.COM.

Baca juga: Telkomsel Jadi Operator Seluler Pertama yang Menggelar Jaringan 5G di Indonesia

Baca juga: Tiga Desa di Lembata Direlokasi Seluruhnya Pada Tahap Pertama, Desa Apa Saja?

Dengan beroperasinya Gardu Induk dan jaringan transmisi yang bernilai investasi lebih dari Rp 200 Miliar ini, sistem kelistrikan di Kabupaten Manggarai Timur terdiri dari Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 40,612 kms (kilo meter sirkuit), Jaringan Tegangan menengah (JTM) 151,09 kms dan Jaringan Tegangan Rendah (JTR) 199,82 kms , serta 82 unit gardu dengan kapasitas 3.870 kVA. 

Baca juga: Kakek Tewas Persis Didepan Matanya, Darius: Pelaku Tunjuk Parang Ke Saya

Baca juga: Bupati dan Wakil Bupati Belu Kompak Ketika Turun ke Masyarakat

Berdasarkan data, dalam lima tahun terakhir, Rasio Elektrifikasi Provinsi NTT meningkat sebanyak 29,29 persen. Dari sebelumnya 59,02 persen, sekarang sudah mencapai 88,31 persen. Dengan makin andalnya sistem kelistrikan dan kualitas listrik yang semakin baik, maka diharapkan dapat menciptakan iklim investasi yang positif, mendorong pertumbuhan perekonomian daerah, dan menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Intan Nuka)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved