Unhan RI Bangun Politeknik Pertahanan di Wilayah Perbatasan Indonesia Timor Leste

Universitas Pertahanan ( ) RI akan membuka politeknik pertahanan di Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT)

Penulis: Ryan Nong | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Dok.Humas Unhan RI
Universitas Pertahanan (Unhan RI) 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Universitas Pertahanan ( ) RI akan membuka politeknik pertahanan di Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pembukaan kampus yang berada di wilayah perbatasan RI dan Timor Leste itu akan dilaksanakan pada Agustus 2021 mendatang.

Rektor Unhan, Laksamana Madya TNI Dr Amarulla Octavian dalam rilis yang diterima POS-KUPANG.COM, Senin 24 Mei 2021, menjelaskan, tujuan utama pembukaan tujuh Prodi D3 Politeknik Pertahanan adalah memberdayakan wilayah pertahanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat perbatasan.

Tujuan ini, kata dia, selaras dengan program pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia, utamanya di wilayah-wilayah yang terisolasi.

"Meskipun saat ini kita masih harus menghadapi Pandemi COVID-19 tetapi upaya mencetak kader intelektual Bela Negara harus tetap berjalan," ujar Amarulla Octavian dalam keterangan resmi.

Baca juga: Sama-sama Pernah Ditolak Petinggi PDIP Jadi Capres, Akankah Ganjar Pranowo dan Jokowi Bernasib Sama?

Baca juga: Kode Redeem FF Selasa 25 Mei 2021, Segera Klaim Kode Redeem Free Fire Terbaru

Saat ini sedang disiapkan pembangunan fisik untuk kelengkapan sarana-prasarana dan berbagai fasilitas pendidikan di lahan seluas 100 hektar (ha).

Politeknik Pertahanan akan membuka tujuh Program Studi (Prodi) D3, yaitu Teknik Penangkapan Ikan, Teknik Pengolahan Produk Perikanan, Teknik Permesinan Kapal, Budidaya Tanaman Perkebunan, Budidaya Lahan Kering, Peternakan, serta Agribisnis Perikanan dan Kelautan.

Ia menerangkan, pihaknya telah menandatangani berbagai kerja sama pendidikan dengan berbagai dunia industri dan dunia usaha (DIDU) agar lulusan Politeknik Pertahanan dapat segera bekerja. Para alumni Politeknik Pertahanan nantinya dapat diarahkan sebagai sumber potensial rekrutmen prajurit komponen cadangan sebagai bentuk nyata Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata).

Baca juga: PB IDI : Vaksin AstraZeneca Tidak Untuk Orang Dibawah 30 Tahun, Ini Alasannya

Baca juga: REI NTT Minta Pemkot/Pemkab Lakukan Review RDTR dan Tarif BPHTB

"Sebagai Kampus Satelit, maka kampus Politeknik Pertahanan akan dijabat oleh seorang dekan yang setara dengan perwira tinggi TNI bintang dua," lanjut Amarulla Octavian

Pendaftaran mulai bulan Mei 2021 dan proses seleksi mulai bulan Juni 2021. Untuk masing-masing Prodi sebanyak 25 mahasiswa, sehingga total akan diterima 175 mahasiswa.

Pada saat bersamaan juga dilaksanakan rekrutmen dan seleksi dosen untuk memenuhi ketentuan pembukaan Prodi sesuai standar Ditjen Dikti Kemendikbud Ristek.

"Baik para mahasiswa maupun para dosen juga akan mengikuti pelatihan dasar militer selama satu bulan sebagai bagian program Kampus Bela Negara, " ujar Amarulla Octavian. (Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved