Kisah Bocah 9 Tahun Penderita Kanker Ganas di Labuan Bajo, Tak Miliki Biaya Berobat

Kisah bocah 9 tahun penderita kanker ganas di Labuan Bajo, tak miliki biaya berobat

Penulis: Gecio Viana | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Gecio Viana
Safir Mukhtar (tengah) didampingi orang tua di Kampung Lobohusu Dusun Marombok, Desa Golo Bilas, Kecamatan Komodo, Kabupaten Mabar, Senin (17/5/2021). 

Kisah bocah 9 tahun penderita kanker ganas di Labuan Bajo, tak miliki biaya berobat

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Kisah pilu dialami bocah 9 tahun penderita kanker ganas di Labuan Bajo, Safir Mukhtar.

Bocah yang duduk di bangku sekolah dasar kelas 5 itu menderita penyakit kanker ganas di rahang bagian kanannya.

Kanker ganas itu telah menggerogoti putra bungsu pasangan Muhamad Satu (49) dan Sulkaida (49), selama 6 tahun terakhir.

Baca juga: Mobil Bekas Tipe SUV Kia Sorento Pada Mei 2021 Sudah Murah, Daftar Harga Tahun Varian &Spesifikasi;

Baca juga: Jaksa Eksekusi Empat Terpidana Kasus Korupsi Pembangunan Pasar Lili

"Cita-cita saja ingin jadi polisi," kata Safir saat ditemui di rumahnya di Kampung Lobohusu Desa Golo Bilas, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Rabu (19/5/2021).

Safir mengaku, sakit yang dideritanya cukup menghambat aktivitasnya.

"Mau sembuh, supaya bisa sekolah lebih baik dan meraih cita-cita," ujar Safir.

Bahkan, sang ibu, Sulkaida mengaku Safir sangat sedikit mengonsumsi makanan setiap harinya.

"Kadang hanya 3 sendok setiap kali makan, katanya sudah kenyang," ujar Sulkaida menimpali perkataan Safir.

Baca juga: Pasien Covid-19 Asal Kota Waingapu Meninggal Dunia

Baca juga: Satgas Penanganan Covid-19 Ngada Sudah Lakukan Screening kepada 12.003 Orang

Orang tua Safir mengaku hanya pasrah melihat kanker ganas yang diduga kanker kelenjar getah bening yang terus-menerus membesar.

Bahkan, buah hatinya yang bercita-cita menjadi polisi itu harus menahan sakit saat tidur dan sulit menggerakkan kepalanya.

"Makin lama, makin besar bengkaknya," ungkap Sulkaida.

Sulkaida mengisahkan, dokter RS Siloam Labuan Bajo pada 2017 lalu mendiagnosa Safir menderita kanker ganas.

Awalnya, pada 2015 lalu Safir digigit seekor anjing milik tetangga saat hendak berbelanja dengan kakaknya.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved