Jumat, 10 April 2026

Bupati Edi Endi Prioritaskan Air Bersih Untuk Kampung Lobohusu

ratusan warga kampung yang terletak di Dusun Marombok, Desa Golo Bilas, Kecamatan Komodo itu, selama ini mengonsumsi air kali

Penulis: Gecio Viana | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/GECIO VIANA
Bupati Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Edistasius Endi 

Bupati Edi Endi Prioritaskan Air Bersih Untuk Kampung Lobohusu

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO -- Bupati Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Edistasius Endi mengatakan, memproritaskan air bersih untuk Kampung Lobohusu, Senin 17 Mei 2021.

Hal tersebut dikarenakan, ratusan warga kampung yang terletak di Dusun Marombok, Desa Golo Bilas, Kecamatan Komodo itu, selama ini mengonsumsi air kali Wae Mese.

Pihaknya pun telah memerintahkan Direktur Perumda Wae Mbeliling, Aurelius H. Endo untuk turun ke lokasi tersebut dan telah melakukan survei ketersediaan air demi masyarakat.

"Kalau saya perintahkan (Direktur Perumda Wae Mbeliling) langsung ke lokasi, berarti prioritas," tegasnya.

Baca juga: Direktur Perumda Wae Mbeliling Rapat Koordinasi Terkait Survei Air di Kampung Lobohusu Mabar

Menurutnya, salah satu alasan penyediaan air bersih di wilayah tersebut karena berlokasi tidak jauh dari Labuan Bajo.

Warga Kampung Lobohusu saat menimba air di kali Wae Mese, Kabupaten Mabar, Sabtu 15 Mei 2021.
Warga Kampung Lobohusu saat menimba air di kali Wae Mese, Kabupaten Mabar, Sabtu 15 Mei 2021. (POS KUPANG.COM/GECIO VIANA)

Lebih lanjut, ketersediaan air dirasa cukup karena saat ini Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Wae Mese II dalam proses pengerjaan.

"Kami tunggu laporan data teknis (Perumda Wae Mbeliling), apalagi itu wilayah dalam kota, terlebih saat ini tengah dikerjakan SPAM Wae Mese tahap II. Supaya kalau dia sudah sampaikan (Perumda Wae Mbeliling), nanti akan dikoordinasi kepada saat ini yang tangani SPAM Wae Mese II," katanya.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 7 warga di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), terkena penyakit ginjal, Minggu 16 Mei 2021.

Hal tersebut, diduga karena warga yang sering mengonsumsi air kali Wae Mese sejak dulu.

Bahkan, dari 7 warga tersebut, seorang warga telah meninggal dunia 2 tahun lalu akibat terkena penyakit ginjal.

"Yang sudah kena batu ginjal ada 7 orang, termasuk saya sendiri, yang korban satu orang, mertua saya sendiri," kata Ketua RT 008 RW 004 Kampung Lobohusu Dusun Marombok, Desa Golo Bilas, Kecamatan Komodo, Kabupaten Mabar.

Aco menduga, warga terkena penyakit tersebut, karena sejak dulu mengonsumsi air kali akibat krisis air di desa.

Hal tersebut diperkuat dengan diagnosa dokter, setelah warga berobat di pusat kesehatan di Labuan Bajo.

Baca juga: Ratusan Warga di Labuan Bajo Konsumsi Air Kali, Aktivis Sosial Marta Muslin Angkat Bicara

Kepada warga yang berobat, dokter mendiagnosis warga terkena penyakit ginjal karena meminum air yang memiliki kadar kapur sangat tinggi.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved