Direktur Perumda Wae Mbeliling Rapat Koordinasi Terkait Survei Air di Kampung Lobohusu Mabar
Sarana Utilitas dan Pertamanan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Mabar, L. Y. Purnama, Kepala Dusun Kaper, Ilham Jemalu
Penulis: Gecio Viana | Editor: Rosalina Woso
Tiba di Kantor Desa Golo Bilas, Direktur Perumda Wae Mbeliling Rapat Koordinasi Terkait Survei Air di Kampung Lobohusu
POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Direktur Perumda Wae Mbeliling Manggarai Barat (Mabar), Aurelius H. Endo, tiba di Kantor Desa Golo Bilas, Kecamatan Komodo, Senin 17 Mei 2021.
Direktur Perumda Wae Mbeliling Mabar juga hadir bersama sejumlah staf untuk melakukan survei air di Kampung Lobohusu Dusun Marombok, Desa Golo Bilas, Kecamatan Komodo, Kabupaten Mabar.
Hadir dalam kesempatan itu, Aktivis Sosial di Labuan Bajo, Marta Muslin, Kepala Desa Golo Bilas, Paulus Nurung, Kepala Seksi Prasarana dan Sarana Utilitas dan Pertamanan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Mabar, L. Y. Purnama, Kepala Dusun Kaper, Ilham Jemalu serta awak media.
Kepala Desa Golo Bilas, Paulus Nurung berterima kasih atas perhatian semua pihak atas kondisi ratusan masyarakat Kampung Lobohusu yang mengonsumsi air kali Wae Mese, selama puluhan tahun.
Bahkan, lanjut dia, air kali tersebut diduga terkontaminasi pestisida.
"Kasihan mereka rata-rata petani, ada 7 warga yang sudah kena penyakit ginjal, bahkan kemungkinan akan terus bertambah," katanya.
Hingga berita ini ditulis pukul 10.37 Wita, kegiatan tersebut sementara berlangsung.
Diberitakan sebelumnya, Direktur, Perumda Wae Mbeliling Kabupaten Mabar, Aurelius H. Endo, akan melakukan survei di Kampung Lobohusu Dusun Marombok Desa Golo Bilas, Kecamatan Komodo, Kabupaten Mabar.
Survei yang dilakukan atas perintah Bupati Mabar, Edistasius Endi itu akan dilakukan pada Senin 17 Mei 2021 pagi.
Hal tersebut menyusul ratusan warga di Kampung Lobohusu yang selama mengonsumsi air kali.
"Saya sudah dapat perintah dari pak bupati, besok saya akan lakukan survei. Saya juga sudah koordinasi dengan kepala desa. Besok jam 9 pagi kami turun lokasi," kata Aurelius saat dihubungi per telepon.
Dijelaskannya, survei akan dilakukan secara komprehensif terkait jaringan, jangkauan dan ketinggian area perkampungan.
"Nanti kami lihat apakah lokasi itu diproyeksikan ada penambahan Penduduk atau tidak, kalau pemukiman, ada potensi penambahan penduduk sehingga dari situ akan kita tentukan berapa diameter jaringan pipa yang akan kami bikin," ujarnya.
Diakuinya, laporan survei akan dilaporkan kepada bupati mabar, sehingga dapat diambil langkah selanjutnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/rapat-koordinasi-bersama-sebelum-melakukan-survei-air.jpg)