Breaking News:

Pelukan Komandan Polisi Tenangkan Pemudik yang Ngamuk,Padahal Hampir Baku Hantan dengan Polisi Lain

Namun, polisi juga bersikeras tidak memperbolehkan pemudik lewat. Sehingga antara seorang pemudik dan polisi nyaris baku hantam

Editor: Alfred Dama
Instagram @satlantas_karawang
Pelukan Komandan Polisi ini Tenangkan Pemudik yang Ngamuk, Padahal Hampir Baku Hantan dengan Polisi Lain 

POS KUPANG.COM -- Aparat kepoilisian kini sedang disibukan melakukan penyekatan guna mencegat warga yang mudik

Tugas ini tidak mudah kerena behadapan dengan ribuan orang yang berkendak keras ingin mudik

Dalam seua viral, seorang pemudik ngamuk saat dipaksa putar balik ke arah Jakarta lantaran dilarang mudik

Namun, polisi juga bersikeras tidak memperbolehkan pemudik lewat. Sehingga antara seorang pemudik dan polisi nyaris baku hantam

Seorang Komandan polisi yang bertugas langsung memeluk sang pemudik dan membisikan suatu kalimat yang membuat sang pemudik tenang dan menuruti keinginan petugas

Baca juga: Belum Ada Penumpang Mudik Keluar Wilayah Manggarai Melalui Kapal Laut di Pelabuhan Reo Manggarai

Baca juga: Tim Covid di NTT Dikritik,Periksa Prokes SebabkanAntrian di Jembatan Noelmina,Natizen:Lama-lamaRubuh

Baca juga: Fadli Zon Heran, Warga Dilarang Mudik Lebaran, Tapi WNA China Terus Masuk: Negeri Ini Milik Siapa?

Sebuah video viral di media sosial saat seorang kepala kesatuan polisi tiba-tiba datangi pemudik yang hendak terobos penjagaan gegara larangan pulang kampung.

Bahkan karena tindakan anggota polisi tersebut, emosi pemudik langsung mereda selepas dipeluk.

Bukan tanpa alasan, sambil memeluk anggota polisi ini juga membisikkan kata-kata yang seketika membuat sang pemudik tak lagi emosi.

Kejadian itupun sempat viral di media sosial hingga jadi perbincangan publik.

Aksi Kasat Lantas Polres Karawang AKP Rizky Adi Saputro memeluk seorang pemudik yang emosi viral di media sosial.

Halaman
1234
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved