Jelang Lebaran 2021, Asnal Sebut Stok Beras dan Gula di NTT Masih Aman
bulanan yang berkisar 4 ribu ton maka stok tersebut akan cukup aman hingga bulan Agustus atau September mendatang.
Penulis: Ryan Nong | Editor: Rosalina Woso
Jelang Lebaran 2021, Asnal Sebut Stok Beras dan Gula di NTT Masih Aman
POS-KUPANG.COM | KUPANG --- Sepekan menjelang Lebaran Idul Fitri 2021, ketersediaan bahan pokok di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur dipastikan aman.
Kepala Bulog Divre NTT, Asmal mengatakan saat ini stok beras di Bulog NTT sebanyak 18 ribu ton. Beras tersebut tersebar di seluruh NTT dan disimpan di Gudang Bulog tiap Kantor cabang yang membawahi wilayah kota kabupaten.
Asmal menyebut, jika dibandingkan dengan kebutuhan bulanan yang berkisar 4 ribu ton maka stok tersebut akan cukup aman hingga bulan Agustus atau September mendatang.
Baca juga: 14 Rumah Dolog Ende Diratakan untuk Perluasan Bandara Hasan Aroeboesman
"Lebaran kita tinggal sepekan, kami pastikan stok kita sangat aman," kata Asmal kepada POS-KUPANG.COM.
Selain beras, stok bahan pokok seperti gula pasir, terigu dan minyak goreng juga dipastikan aman. Stok gula pasir, kata dia, sebanyak 85 ton. Sementara itu, minyak goreng sebanyak 62 ribu liter.

"Yang kita miliki saja lebih dari cukup sampai Agustus atau September," tambah dia.
Ia juga menjelaskan, komposisi persediaan bahan pokok sebanyak 10-15 persen di Bulog dan selebihnya, sekitar 85 persen berada di pihak swasta. Hal itu kata dia untuk menjaga agar tidak terjadi monopoli oleh Bulog.
"Bulog nggak bisa monopoli. Ada batasannya dan harus dimanfaat sektor swasta," tambah dia.
Selain oleh pihak swasta, Bulog juga memberdayakan warga dengan distribusi melalui Rumah Pangan Kita (RPK). Bulog mendistribusikan bahan pangan melalui RPK yang tersebar di Seluruh NTT sesuai dengan permintaan.
Baca juga: Stok Beras di Masa Pandemi Corona Sudah Disiapkan 900 Ton di Gudang Dolog Maumere
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi NTT melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) juga telah menyatakan tidak ada instabilitas menjelang lebaran tahun ini. Ketersediaan dan harga bahan pokok dipastikan stabil menjelang hari raya idul Fitri 2021.
"Pada umumnya harga dan pasokan relatif stabil. Kesimpulan akhir bahwa tidak ada instabilitas menjelang lebaran kali ini," tegas Kepala Biro Ekonomi dan Kerjasama Setda NTT, Lerry Rupidara kepada wartawan terkait hasil operasi pasar dan sidak yang dilakukan TPID NTT pada Jumat, 7 Mei 2021.

Lerry menyebut, berdasarkan hasil operasi dan sidak yang berlangsung di sejumlah tempat pada Jumat pagi, sembako dan beberapa bahan makanan yang sering memicu inflasi tidak mengalami kenaikan harga di pasaran. Demikian pula bahan tersebut tidak mengalami kelangkaan akibat penimbunan.
"Beras dan bahan pokok stabil. Demikian juga BBM," demikian sebut Lerry.
Lerry menyebut, tidak ada potensi inflasi yang terjadi menjelang lebaran. Hal tersebut karena jaminan ketersediaan bahan pokok hingga 4 bulan mendatang baik yang berada di pemerintah seperti Bulog maupun di pihak swasta seperti para distributor.