Polres Mabar Pasang CCTV di 6 Masjid di Labuan Bajo

Polres Manggarai Barat (Mabar) telah memasang Closed-Circuit Television ( CCTV) di sejumlah masjid di Labuan Bajo

Penulis: Gecio Viana | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Gecio Viana
Kapolres Mabar, AKBP Bambang Hari Wibowo, S.I.K., M.Si saat diwawancarai usai Apel Gelar Pasukan Operasi (Ops) Ketupat Ranakah-2021 di Mapolres Mabar, Rabu (5/5/2021). 

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Polres Manggarai Barat (Mabar) telah memasang Closed-Circuit Television ( CCTV) di sejumlah masjid di Labuan Bajo, Rabu (5/5/2021).

Kapolres Mabar, AKBP Bambang Hari Wibowo, S.I.K., M.Si mengatakan, CCTV tersebut telah dipasang sejak pengamanan Natal 2020 lalu.

"CCTV di 6 masjid di Labuan Bajo, di gereja katolik sebanyak 4 CCTV dan sebanyak 2 CCTV di gereja protestan. gunanya untuk memantau," katanya usai Apel Gelar Pasukan Operasi (Ops) Ketupat Ranakah-2021 di Mapolres Mabar.

Diakuinya, CCTV yang ada merupakan bantuan Pemda Mabar itu mempermudah pemantauan dalam pelaksanaan ibadah.

Baca juga: Klaster Kesehatan Dinkes Lembata Ada di Setiap Posko Pengungsian

Baca juga: Pemda Flotim Dukung Pembangunan Patung Jokowi Menangis

"Selain ada anggota yang menjaga, kita dapat pantau dari CCTV," tegasnya.

Lebih lanjut, lebih dari 1.000 personel gabungan TNI-POLRI dan Pemda Mabar akan mengamankan Idul Fitri 2021 di Kabupaten Mabar.

"Personil gabungan dari TNI, Polri dan Pemda Manggarai Barat, bertujuan melaksanakan antisipasi penyebaran Covid-19 dan memastikan masyarakat untuk tidak melaksanakan mudik. Tujuannya untuk menjamin keselamatan kita semua agar apa yang terjadi di negara lain, di mana pandemi Covid-19 tidak terkendali, tidak terjadi di negara kita," jelasnya.

Pengamanan, lanjut Kapolres Mabar, juga dilakukan oleh umat katolik di masjid.

"Untuk di Labuan Bajo, sejak pengamanan Natal, di gereja diamankan Pemuda Gereja dan pemuda muslim. Nah sekarang bergantian, Pemuda Gereja mengamankan ibadah taraweh masjid. Jadi ini kerja sama yang kita pertahankan di Labuan Bajo," tegasnya.

Baca juga: Warga Binaan Lapas Lembata yang Terpapar Corona Mulai Pulih

Baca juga: Dampak Badai Seroja Terhadap Pembelajaran Online Mahasiswa

Kapolres Mabar menuturkan, jumlah umat muslim di Kabupaten Mabar kurang lebih sebanyak 50 ribu jiwa atau 30 persen dari sekitar 280 jiwa warga Kabupaten Mabar.

Sehingga, pihaknya akan melakukan pengetatan demi mencegah warga yang melakukan mudik.

"Misalnya keluarga terdekat ada di Ruteng, dari Manggarai Barat ke Ruteng sekitar 3-4 jam. Nah kami akan melakukan penyekatan demi memastikan (warga Kabupaten Mabar), yang ingin mudik ke Ruteng kita pastikan kembali le Labuan Bajo. Dan yang dari Ruteng, kami akan koordinasi dengan Kapolres Ruteng untuk dikembalikan ke Ruteng. Untuk di masjid saat ini melakukan ibadah dengan protokol kesehatan," jelasnya.

Pihaknya pun mengharapkan dukungan semua pihak terkait pengamanan yang akam dilakukan pada 6 Mei 2021 mendatang.

"Yakinlah Pemerintah hadir di tengah masyarakat demi kepentingan banyak orang, mari kita dukung," katanya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana)

Berita Manggarai Barat

Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved